Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Vozinha, Bikin Spanyol Mati Kutu

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 06:38 WIB | Oleh:
Vozinha, Bikin Spanyol Mati Kutu Doc: ROBERTO SCHMIDT / AFP
Ket. Kiper Tanjung VerdeVozinha merayakan golnya dengan bendera nasionalnya di akhir pertandingan sepak bola Grup H Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Tanjung Verde di Stadion Atlanta, Atlanta, pada 15 Juni 2026.

LAGA bersejarah bagi Tanjung Verde di Piala Dunia justru berakhir dengan air mata. Vozinha, penjaga gawang veteran berusia 40 tahun. Dia tidak kuasa menahan emosi setelah tampil gemilang membawa negaranya menahan imbang Spanyol 0-0 dalam laga pembuka Grup H, Selasa (16/6) dini hari WIB.

Bukan hanya karena hasil mengejutkan melawan salah satu tim terbaik dunia, tetapi juga karena ada sosok penting yang tidak bisa menyaksikan langsung perjuangannya dari tribun stadion: sang ibu. Vozinha tampil luar biasa dengan tujuh penyelamatan penting dan terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan.

Ia berhasil menggagalkan peluang para bintang Spanyol seperti Lamine Yamal, Ferran Torres, Dani Olmo, dan Nico Williams. Namun, ketika peluit akhir berbunyi, kiper yang selama 13 tahun menjadi pilihan utama Cabo Verde itu justru larut dalam kesedihan.

“Saya menangis karena tumbuh bersama kakek dan nenek. Mereka adalah segalanya bagi hidup saya, tetapi mereka sudah meninggal beberapa tahun lalu,” ujar Vozinha. Selain itu,dia menangis karena ibunya tidak bisa berada di tempata laga. Masalah visa membuat semuanya terlambat. “Saya ingin dia melihat momen ini secara langsung,” tandasnya.

Pada bulan Januari lalu, pemerintah Amerika Serikat menerapkan aturan tambahan bagi warga sejumlah negara, termasuk Tanjung Verde. Mereka harus membayar jaminan perjalanan yang dapat dikembalikan hingga 15.000 dolar AS atau sekitar 240 juta rupiah, di luar biaya visa.

Kebijakan tersebut membuat ibu Vozinha tidak mampu menyelesaikan proses perjalanan ke Amerika Serikat. “Saya bekerja sepanjang hidup untuk momen ini. Saya berusia 40 tahun. Saya mulai bermain sepak bola profesional ketika berusia 25 tahun. Saya pernah berpikir untuk berhenti, tetapi terus berjalan karena mimpi ini,” ucapnya.

Bagi Vozinha, penghargaan pemain terbaik bukanlah pencapaian pribadi semata. Dia mempersembahkannya untuk seluruh tim yang telah berjuang bersama. “Saya memang mendapatkan penghargaan, tetapi ini untuk semua rekan setim. Tanpa mereka, tidak ada yang mungkin terjadi. Saya akan terus bekerja untuk Tanjung Verde dan rakyat,” tambahnya.

Di lapangan, Spanyol mendominasi penguasaan bola sejak awal pertandingan. Namun, pertahanan Tanjung Verde tampil disiplin dan sulit ditembus. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.