Pertemuan Bilateral, Singapura Diharapkan Mau Membangun MRT Fase 3-4

Selasa, 16 Jun 2026, 18:27 WIB

JAKARTA – Saat ini Jakarta tengah menyelesaikan MRT fase awal . Guna meringankan beban anggaran, Pemprov Jakarta menawarkan kepada Singapura agar mau membangun MRT fase 3 dan empat. Penawaran ini disampaikan Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo saat bertemu PM Singapura Lawrence Wong di Singapura, Selasa.

“Kami berharap agar Singapura juga mau membangun Transit-Oriented Development atau TOD,” tutur Pramono. Pramono membuka ruang bagi penguatan investasi Singapura di Jakarta, termasuk pada proyek TOD, pengembangan MRT Jakarta Fase 3 dan Fase 4, serta berbagai inisiatif transformasi perkotaan yang mendukung Jakarta menuju kota global.

Ket. Foto: kerja sama investasi — Sumber: ist

“Berinvestasi di Jakarta saat ini berarti memperoleh akses ke salah satu pasar terbesar Asia Tenggara. Arus investasi yang mengalir ke Jakarta akan berkontribusi pada pertumbuhan Indonesia, memperkuat perekonomian ASEAN, serta menciptakan nilai tambah bagi mitra regional, termasuk Singapura,” kata Pramono.

Selain menawarkan peluang investasi pada sektor transportasi dan pengembangan kawasan perkotaan, Gubernur Pramono menegaskan komitmen Pemprov Jakarta untuk menghadirkan iklim investasi yang mudah, transparan, efisien, dan konsisten. Menurutnya, kepastian kebijakan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan investor.

“Kami ingin para pelaku bisnis Singapura mengetahui bahwa Jakarta berkomitmen untuk mempermudah investasi, dengan aturan yang jelas, proses efisien, dan kebijakan konsisten. Saya meyakini kepercayaan dan kolaborasi yang kita perkuat akan membawa ke kesuksesan bersama,” tutur Pramono.

Dalam pertemuannya dengan PM Wong, Pramono menyampaikan pengalaman panjangnya di pemerintahan menjadi modal penting dalam membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai mitra strategis, termasuk Singapura. Pertemuan ini juga memperkuat kembali komunikasi yang telah terbangun antara Pramono dan PM Lawrence Wong sejak keduanya sama-sama bertugas di pemerintahan nasional.

Saat itu, Pramono menjabat sebagai Sekretaris Kabinet. Sedangkan Lawrence Wong memegang sejumlah posisi strategis di Pemerintah Singapura. Pengalaman tersebut juga mendukung upaya Pemprov Jakarta dalam menyelaraskan kebijakan nasional dengan implementasinya di tingkat daerah guna memberikan kepastian bagi investor.

“Pengalaman sebagai Sekretaris Kabinet selama dua periode dan kini sebagai Gubernur Jakarta memungkinkan menjembatani kebijakan nasional dengan implementasinya di tingkat daerah. Hal ini penting untuk memberikan kepastian dan kepercayaan bagi para investor,” ungkap Pramono. 

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.