Pemkab Kotawaringin Timur Evaluasi Distribusi Minyakita agar Tidak Sebabkan Inflasi
📅 Sabtu, 13 Jun 2026, 10:45 WIB | Oleh: Tim Penulis“Pendistribusian lancar, tapi memang produksi ada menurun sedikit karena kita menyesuaikan kuota ekspor, dan dari awal Juni ini memang kita sudah kasih Bulog pegang semua karena kuotanya banyak kita alihkan ke Bulog," ujarnya.
Julhendro memaparkan penurunan kapasitas produksi di pabriknya mencapai kisaran angka hampir 50 persen karena regulasi yang mengikat antara kuota ekspor dengan kewajiban pasar domestik atau Domestic Market Obligation (DMO).
Perusahaan harus menyesuaikan volume produksi karena izin ekspor komoditas baru bisa didapatkan setelah memenuhi kuota pemenuhan dalam negeri.
Sementara pabrik tersebut memiliki kapasitas total produksi sebesar 12.000. Sebelumnya, tingkat utilitas produksi pabrik sempat menyentuh angka 75 persen saat aktivitas ekspor sedang tinggi, namun kini tren global mulai beralih fokus ke pasar domestik.Kendati pihak manajemen menegaskan pasokan untuk wilayah Kotim tetap menjadi prioritas utama dibanding daerah lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Sebelumnya, ada pihak lain juga, seperti Wahana untuk daerah Kalteng yang mengambil pasokan di kami, tapi ini karena produksi kita tidak begitu banyak dan kuota turun, sekarang kita tidak kasih ke Wahana dan kita semua kasih ke Bulog dulu sejak tanggal 1 Juni sampai hari ini,” jelas Julhendro.
Ia menambahkan, penurunan ekspor ini juga dipengaruhi rencana implementasi program biodiesel B50 yang membuat alokasi bahan baku akan lebih banyak terserap untuk kebutuhan lokal dalam negeri.
Untuk mengantisipasi penurunan produksi ini, pihak perusahaan mengambil kebijakan strategis dengan memprioritaskan penyaluran satu pintu melalui Bulog.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!