Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wisatawan Jatuh Tewas Saat Selfie, Pemkab Bulukumba Kaji Wisata Berbahaya

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 05:47 WIB | Oleh:
Wisatawan Jatuh Tewas Saat Selfie, Pemkab Bulukumba Kaji Wisata Berbahaya Doc: ANTARA/HO-BPBD Bulukumba
Ket. Tim SAR Gabungan menemukan korban yang tenggelam setelah berfoto di tepi jurang di kawasan destinasi wisata Apparalang, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, Minggu (7/6).

Makassar, 09/6 (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bulukumba menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Elmi Febrianti (17) warga Kecamatan Herlang, yang tewas terjatuh pada Minggu (7/6) di Pantai Apparalang, Desa Ara, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, serta melakukan pengkajian lebih lanjut untuk keamanan pengunjung di daerah wisata.

"Pemkab Bulukumba telah menyampaikan belasungkawa ke keluarga korban yang meninggal tenggelam setelah mengambil foto di spot yang berbahaya," kata Kepala Bidang Humas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad saat dikonfirmasi dari Makassar, Selasa.

Dia mengatakan, Pemkab sangat menyayangkan peristiwa yang merenggut nyawa salah seorang pengunjung objek wisata di Apparalang yang ramai dikunjungi wisatawan tersebut.

Pemkab Bulukumba juga mengapresiasi kerja keras tim terpadu pencarian yang terdiri dari Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang berhasil menemukan jenazah korban setelah melakukan pencarian hingga larut malam.

Mengenai destinasi wisata Apparalang, Andi Ayatullah mengungkapkan bahwa meskipun Desa Ara telah ditetapkan sebagai salah satu desa wisata di Kabupaten Bulukumba melalui Surat Keputusan Bupati Bulukumba, namun aspek perizinan dan pengelolaan kawasan wisata Apparalang hingga saat ini disebut belum tuntas.

"Pemkab Bulukumba masih terus mengkaji berbagai opsi pengelolaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan agar kawasan wisata tersebut dapat memenuhi standar keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung," ujarnya.

Ia menjelaskan, kawasan wisata Apparalang berada di atas tanah negara. Namun sejak tahun 2016, pengelolaan objek wisata tersebut dilakukan oleh pihak swasta atau yayasan.

Pemerintah daerah selama ini menginginkan agar pengelolaan kawasan wisata tersebut dapat ditata dan diambil alih supaya lebih tertib serta sesuai dengan aturan yang berlaku. Namun pihak yayasan tetap ingin mengelola secara mandiri. 

Selama ini, imbuh dia, Pemkab Bulukumba telah melakukan berbagai upaya penataan kawasan, mulai dari penyusunan kebijakan, penganggaran, koordinasi lintas sektor, mediasi, inventarisasi aset hingga langkah-langkah penegakan hukum. Termasuk penetapan desa wisata serta penyusunan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (Ripparda).

Ia menambahkan, persoalan yang berkembang saat ini pada dasarnya berkaitan dengan tata kelola kawasan wisata yang sejak awal telah diupayakan penyelesaiannya oleh Pemkab Bulukumba.

Andi Ayatullah mengatakan Pemkab Bulukumba berharap penataan dan penyelesaian pengelolaan kawasan wisata Apparalang dapat segera menemukan titik temu, sehingga pengelolaan destinasi wisata unggulan tersebut dapat berjalan sesuai regulasi dan memperhatikan keselamatan pengunjung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pemerintah Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Kreatif Indonesia

30 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Pemerintah Dorong Lahirnya ...

Rupiah Rentan Melemah, 3 Agustus 2026

45 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Rentan Melemah, 3 Ag...
Daerah
Menhub Tinjau Langsung Evak...
Luar Negeri
Kekeringan dan Gelombang Pa...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.