Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiga Ekskavator Baru Disiapkan, Satgas Citarum Diperkuat Tangani Berbagai Persoalan Sungai.

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 11:14 WIB | Oleh:
Tiga Ekskavator Baru Disiapkan, Satgas Citarum Diperkuat Tangani Berbagai Persoalan Sungai. Doc: Antara Foto
Ket. Sebuah alat berat berupa excavator sedang membersihkan bantaran sungai di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, menyiapkan penambahan tiga ekskavator untuk mempercepat penanganan sedimentasi dan pemeliharaan sungai di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.

Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Rabu, mengatakan penambahan alat berat tersebut akan dimasukkan dalam perubahan anggaran dan digunakan bersama Satuan Tugas (Satgas) Sungai Citarum guna mendukung penanganan di setiap sektor.

“Kami berencana membeli tiga ekskavator yang akan diusulkan dalam perubahan anggaran. Nantinya alat tersebut bisa digunakan bersama oleh Satgas Sungai Citarum untuk membantu penyelesaian persoalan di setiap sektor,” katanya.

Ia menjelaskan kebutuhan alat berat semakin penting karena wilayah penanganan Sungai Citarum di Kabupaten Bandung terbagi dalam tiga sektor yang mencakup total 23 kecamatan.

Menurut dia, alat berat tersebut tidak hanya digunakan untuk kegiatan normalisasi dan pengerukan sungai, tetapi juga untuk pemeliharaan berkelanjutan setelah pekerjaan selesai dilakukan.

Penambahan alat berat itu dilakukan di tengah upaya menekan dampak banjir di kawasan Bandung Selatan, terlebih data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mencatat lebih dari 34.497 jiwa terdampak banjir akibat luapan Sungai Citarum pada Desember 2025.

Selain menyiapkan penambahan alat berat, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum juga menargetkan pelaksanaan normalisasi sungai, terutama di kawasan muara, pada akhir Juni 2026.

“Setelah pengerukan dan normalisasi selesai dilakukan, pemerintah juga harus mempersiapkan alat untuk pemeliharaan berkelanjutan. Dengan demikian kondisi sungai dapat tetap terjaga dan potensi banjir bisa terus diminimalkan,” katanya.

Dadang menambahkan penanganan banjir memerlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, BBWS Citarum, Satgas Sungai Citarum, serta unsur pentaheliks, agar langkah yang dilakukan berjalan terarah dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Pengguna Bus Transjabodetab...
Nasional
OTT Muara Enim Berlanjut, K...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Buka Akses Global untuk Santri, Gubernur Khofifah Luncurkan Beasiswa LPPD Jatim 2026

Buka Akses Global untuk Santri, Gubernur Khofifah Luncurkan Beasiswa LPPD Jatim 2026

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.