Tercatat 31 Titik Nobar Piala Dunia 2026 di Jambi
📅 Kamis, 11 Jun 2026, 23:35 WIB | Oleh: Tim PenulisKota Jambi - TVRI Stasiun Jambi mencatat sebanyak 31 titik nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 dengan siaran berkualitas bagi masyarakat hingga menjangkau pelosok daerah pedesaan di wilayah Provinsi Jambi.
"Kami pastikan setiap kabupaten sudah terjangkau oleh siaran TVRI, silakan menyetel siaran kami tentunya dengan menggunakan antena UHF biasa," kata Kepala Stasiun TVRI Jambi Herly Marjoni di arena nobar di halaman kantor TVRI Jambi, Kamis.
Ia menyampaikan, hingga saat ini sudah terdapat 31 titik di Provinsi Jambi yang menyelenggarakan acara nobar resmi.
Dari jumlah itu, 10 titik di antaranya digelar oleh pelaku usaha kuliner dan perhotelan (komersial). Sebanyak 21 titik lainnya di fasilitas umum, lapangan terbuka dan fasilitas rumah dinas kepala daerah (non komersial).
Ia menambahkan acara nobar ini sifatnya terbuka, bagi yang ingin menyelenggarakan cukup mengisi link untuk mendapatkan lisensi. Baik lisensi berbayar maupun secara gratis untuk kegiatan nobar non-komersial yang diselenggarakan masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, Herly mengungkapkan untuk pertandingan babak 16 besar hingga final, penyelenggaraan nobar di halaman kantor TVRI akan didukung oleh fasilitas layak, berupa layar digital (videotron) berukuran 5 x 3 meter dan sound system profesional guna memberikan kenyamanan serta kualitas tayangan.
"Siaran bola TVRI ini merupakan persembahan Presiden Prabowo Subianto untuk masyarakat Indonesia," ungkapnya.
Kepala LKBN ANTARA Biro Jambi Siri Antoni menyampaikan bahwa pihaknya ikut terlibat dalam penyebaran informasi melalui kegiatan peliputan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Manajemen ANTARA bahkan telah menugaskan tiga wartawan terbaik untuk peliputan di Amerika Serikat dan Meksiko, dan Kanada melakukan peliputan konvergensi demi menghasilkan berita, video dan foto terbaik untuk disajikan kepada masyarakat.
"Kami (ANTARA) mengirimkan tiga wartawan terbaik langsung ke negara tuan rumah, meliput dan menyampaikan informasi melalui berita teks, foto dan video," kata Antoni.
Kepsta RRI Jambi Dadan Sutaryana menambahkan keterlibatan RRI dalam menyiarkan siaran langsung Piala Dunia merupakan layanan baru bagi masyarakat disabilitas tunanetra.
Kehadiran siaran Piala Dunia 2026 melalui radio saat ini dinilai sangat menguntungkan dan membantu kelompok tunanetra.
"Mereka sangat menunggu sekali keberadaan informasi dari Piala Dunia ini, ketika siaran radio tidak ada, itu diprotes oleh masyarakat difabel, khususnya dari Pertuni. Kita nanti hadir melalui jaringan Pro 3 RRI pusat," kata Dadan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!