BI Ungkap Faktor Pendorong Rupiah Bisa Kembali Normal
📅 Rabu, 10 Jun 2026, 12:30 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, meyakini rupiah akan kembali menguat ke rentang Rp16.800-Rp17.500 per dollar AS. Menurut dia, ada sejumlah faktor utama yang dapat mendorong penguatan nilai tukar rupiah.
Dari sisi eksternal, Perry menilai kondisi global akan membaik sehingga mendorong masuknya kembali aliran modal asing. Terutama ke negara-negara emerging market seperti Indonesia.
Dari dalam negeri, Perry menyebut fundamental perekonomian Indonesia masih kuat ditandai pertumbuhan ekonomi yang cukup baik. Ini ditambah dengan tingkat inflasi relatif rendah, cadangan devisa mencukupi, dan imbal hasil yang menarik bagi investor asing.
“Fundamental ekonomi Indonesia yang baik akan menopang penguatan nilai tukar rupiah,” katanya, Selasa 9 Juni 2026. Sebelumnya Perry mengatakan rupiah akan kembali menguat pada sekitar Juli hingga Agustus 2026.
Gubernur BI mengaku optimistis ekspor dan devisa hasil ekspor akan meningkat untuk menambah penerimaan negara. Menurut dia, kehadiran PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) akan membantu meningkatkan kinerja ekspor Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ekspor yang meningkat akan mendukung penguatan cadangan devisa, sehingga mendorong penguatan rupiah,” ucap dia.
Selain itu, lanjut dia, pembiayaan juga akan meningkat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Faktor lainnya yang akan mendukung penguatan rupiah ke depan adalah intervensi pasar oleh BI. Ini tentunya didukung kebijakan BI lainnya untuk memperkuat sektor keuangan dan menjaga stabilitas nilai tukar.
Sebaiknya Anda baca juga:
"BI juga akan terus berkordinasi dengan pemerintah,” ujar Perry. Tujuannya, lanjut dia, untuk melakukan sinergi kebijakan moneter dan fiskal pemerintah. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!