Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Krisis MU Membuka Peluang Atletico Menang

2 Selasa, 13 Okt 2026, 06:33 WIB | Oleh:
Krisis MU Membuka Peluang Atletico Menang Krisis MU Membuka Peluang Atletico Menang Doc: Oscar DEL POZO / AFP
Ket. Para pemain Atletico Madrid mengikuti sesi latihan menjelang pertandingan sepak bola Liga Champions UEFA—fase liga, pekan kedua—antara Club Atletico de Madrid dan Manchester United di Ciudad Deportiva Atletico Madrid, Majadahonda, dekat Madrid, pada 12 Oktober 2026.

MADRID - Atletico Madrid memiliki peluang untuk melanjutkan tren kemenangan ketika menjamu Manchester United dalam laga (matchday) kedua fase liga dalam Liga Champions di Stadion Metropolitano, Rabu (14/10) dini hari WIB. Sebaliknya, Manchester United datang dengan beban hasil buruk dan membutuhkan kemenangan untuk mengembalikan kepercayaan diri sekaligus menjaga asa bersaing di kompetisi elite Eropa tersebut.

Kedua tim menghadapi pertandingan dengan situasi yang bertolak belakang. Atletico sedang menikmati momentum positif setelah meraih empat kemenangan beruntun di semua kompetisi. Sementara itu, MU belum mampu meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir setelah mengawali langkah di Liga Champions dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Sabah, tim debutan kompetisi tersebut.

Perbedaan performa itu membuat Atletico memiliki modal lebih baik untuk menghadapi pertandingan di kandang sendiri. Namun, MU masih menyimpan catatan yang dapat menjadi sumber rasa optimistis, terutama rekor pertemuan mereka melawan klub-klub Spanyol. Atletico menunjukkan konsistensi ketika mengalahkan Alaves 2-1 pada hari Sabtu.

Gol pembuka Alejandro Grimaldo di babak pertama dan gol penentu Cristian Romero menjelang pertandingan berakhir memastikan kemenangan tim asuhan Diego Simeone tersebut. Hasil itu melanjutkan tren positif Atletico setelah menang derbi Madrid pada tanggal 20 September dengan skor serupa. Grimaldo kembali menjadi sosok penting melalui gol pembuka yang memberikan fondasi bagi kemenangan timnya.

Ketajaman lini serang dan kemampuan menjaga keunggulan menjadi modal penting Atletico. Bermain di Metropolitano, Los Rojiblancos berpeluang memaksimalkan tekanan sejak awal untuk mengeksploitasi pertahanan United yang sedang tidak stabil.

Meski demikian, catatan Atletico ketika menghadapi klub Inggris menyisakan pekerjaan rumah. Mereka hanya menang dua dari 15 pertandingan terakhir melawan wakil Inggris, dengan tiga hasil imbang dan 10 kekalahan. Salah satu kekalahan itu terjadi ketika mereka takluk 1-2 dari Liverpool pada tanggal 9 September.

Tapi, statistik Atletico ketika menjamu tim Inggris di Spanyol justru lebih menjanjikan. Dalam 19 pertandingan, mereka hanya dua kali kalah, sembilan kali menang, dan delapan kali bermain imbang. Hasil imbang 1-1 melawan Arsenal dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions musim lalu menjadi catatan terbaru dalam rangkaian tersebut.

Fakta itu menunjukkan bahwa kekuatan Atletico di kandang dapat menjadi faktor pembeda. Mereka tidak hanya mengandalkan agresivitas, tetapi juga memiliki pengalaman menghadapi lawan Inggris dalam pertandingan berintensitas tinggi.

Di kubu seberang, Manchester United membutuhkan lebih dari sekadar perbaikan hasil. Mereka harus membenahi organisasi permainan, terutama setelah gagal mempertahankan keunggulan maupun mengamankan kemenangan dalam sejumlah pertandingan terakhir.

Setelah kalah dari Manchester City dan Brighton and Hove Albion, United hanya bermain imbang 1-1 dalam dua laga berikutnya. Hasil imbang melawan Tottenham Hotspur menjadi pukulan tersendiri karena lawan bermain dengan 10 pemain. Gol sundulan Dominic Solanke pada menit ke-92 memastikan Tottenham membawa pulang satu poin dari Old Trafford.

Hasil tersebut memicu kekecewaan suporter MU. Rentetan empat pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi membuat tekanan terhadap Michael Carrick semakin besar. Laga di Madrid pun menjadi kesempatan penting untuk membuktikan bahwa United masih mampu bersaing di level tertinggi.

Carrick dapat mencari harapan dari rekor MU melawan klub Spanyol. Dalam 11 pertandingan terakhir menghadapi wakil La Liga, mereka hanya sekali kalah, dengan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang. Namun, Atletico merupakan lawan yang sulit bagi Setan Merah. United belum pernah mengalahkan klub Madrid itu dalam empat pertemuan sebelumnya. Pada babak 16 besar Liga Champions 2021/2022, mereka tersingkir setelah kalah agregat 1-2.

Kondisi Tim

Atletico memiliki keuntungan karena dapat memilih dari skuad yang relatif lengkap. Julian Alvarez diperkirakan memimpin lini serang bersama Lee Kang-in, yang tampil menjanjikan sejak bergabung dari Paris Saint-Germain pada musim panas.

Di lini belakang, Cristian Romero berpeluang berduet dengan David Hancko sebagai bek tengah. Alejandro Grimaldo dan Marc Pubill diperkirakan mengisi posisi di sisi pertahanan untuk membantu meredam serangan MU.

Kondisi berbeda dialami tim tamu. MU kehilangan Matthijs De Ligt akibat cedera punggung. Noussair Mazraoui dan Patrick Dorgu juga mengalami masalah kebugaran selama jeda internasional, sedangkan kiper pelapis Tom Heaton absen karena cedera perut. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Waspada! Sejumlah Wilayah J...
Nasional
Andrea Bocelli Gelar Konser...
Advertisement
Membanggakan! Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026, Indonesia Bawa Pulang Satu Gelar dari Jerman

Membanggakan! Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026, Indonesia Bawa Pulang Satu Gelar dari Jerman

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.