Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gandrung Sewu 2026 Digelar 24 Oktober, Ratusan Penari dari Berbagai Daerah Siap Tampil.

📅 Selasa, 13 Okt 2026, 06:43 WIB | Oleh:
Gandrung Sewu 2026 Digelar 24 Oktober, Ratusan Penari dari Berbagai Daerah Siap Tampil. Doc: Antara Foto
Ket. Gelaran Gandrung Sewu yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) tersebut melibatkan 1.300 penari dengan mengangkat tema Selendang Sang Gandrung yang bermakna tentang warisan budaya, cinta kasih dan perjuangan masyarakat Osing dalam pelestarian tradisi.

 Agenda tari kolosal Gandrung Sewu 2026 yang akan digelar di Pantai Marina Boom Banyuwangi, Jawa Timur, pada Sabtu (24/10) malam juga diikuti ratusan penari dari berbagai daerah di Indonesia.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Senin, menyampaikan bahwa pada tahun ini sebanyak 1.300 penari akan tampil dalam panggung Gandrung Sewu, dan 200 peserta di antaranya berasal dari luar daerah.

"Mereka datang dari Jakarta, Palembang, Bali, Malang, Batu,Blitar, Kediri, Pasuruan dan sejumlah daerah lainnya," katanya.

Ipuk mengaku bersyukur di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, kesenian lokal Banyuwangi tetap terjaga dan mendapatkan tempat di hati generasi muda.

"Tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami, gandrung masih hidup di hati generasi muda, dan mereka tidak sekadar mengenal, tapi juga bangga mengenakan kostum dan belajar menari gandrung," ujarnya.

Menurut Ipuk, hal itu sekaligus menjadi bukti bahwa tradisi Banyuwangi mampu beradaptasi dan berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan jati dirinya.

Pada pergelaran tari kolosal itu tahun ini, lanjutnya, Gandrung Sewu 2026 mendapat dukungan penuh dari InJourney, holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata.

Ipuk menyampaikan, kolaborasi tersebut menghadirkan konsep baru dengan pergelaran pada malam hari, dengan tetap mempertahankan esensi dan nilai budaya yang menjadi ruh utama pertunjukan.

Para penari yang terlibat, katanya, akan menggunakan elemen fosfor yang dipadukan dengan tata cahaya, sehingga menghadirkan efek visual yang berbeda dalam suasana malam.

"Ini bukan sekadar perubahan waktu pelaksanaan, tetapi kami ingin memberikan pengalaman yang berbeda kepada penonton dan wisatawan," kata Ipuk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.