Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar Diperketat, BBKSDA Sulsel Awasi Tumbuhan dan Satwa Liar.

2 Selasa, 13 Okt 2026, 06:20 WIB | Oleh:
Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar Diperketat, BBKSDA Sulsel Awasi Tumbuhan dan Satwa Liar. Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar Diperketat, BBKSDA Sulsel Awasi Tumbuhan dan Satwa Liar. Doc: Antara Foto
Ket. Petugas melakukan patroli di atas kapal PELNI untuk mengantisipasi pengangkutan tumbuhan dan satwa liar dilindungi melalui Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (12/10).

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan memperketat pengawasan terhadap pengangkutan tumbuhan dan satwa liar melalui Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar untuk mencegah peredaran ilegal.

Kepala Bidang KSDA Wilayah II BBKSDA Sulawesi Selatan Mustari Tepu di Makassar, Senin, mengatakan pengawasan dilakukan melalui patroli gabungan bersama sejumlah instansi di luar kawasan konservasi.

"Ancaman terhadap kelestarian keanekaragaman hayati tidak hanya terjadi di dalam kawasan konservasi, sehingga patroli gabungan harus diperketat," katanya.

Patroli tersebut melibatkan BBKSDA Sulawesi Selatan, Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan, Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Sulawesi, PT PELNI, Pelindo, Polres Pelabuhan Makassar, serta Polsek Pelabuhan Soekarno-Hatta.

Mustari mengatakan pengawasan di luar kawasan konservasi penting karena peredaran tumbuhan dan satwa liar dapat berlangsung melalui jalur distribusi dan sarana transportasi darat, laut, maupun udara.

Dalam patroli tersebut, petugas memantau kawasan pelabuhan dan kondisi di dalam kapal PELNI untuk mengantisipasi kemungkinan pengangkutan tumbuhan dan satwa liar tanpa dokumen resmi.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana koordinasi antarinstansi untuk meningkatkan efektivitas pengawasan serta mempercepat penanganan apabila ditemukan indikasi pelanggaran.

Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar menjadi salah satu titik pengawasan karena merupakan simpul transportasi laut yang menghubungkan kawasan Indonesia timur dengan wilayah lainnya.

Sebelumnya, petugas Karantina Sulawesi Selatan bersama PT PELNI menggagalkan pengangkutan 53 ekor kepiting kenari tanpa dokumen resmi di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar pada 24 Maret 2026.

Puluhan satwa dilindungi tersebut ditemukan dalam empat koper tanpa pemilik di KM Dobonsolo yang tiba dari Bau-Bau, Sulawesi Tenggara.

Kasus lainnya terungkap pada 18 Mei 2026 ketika petugas Karantina Sulawesi Selatan bersama petugas keamanan kapal menemukan enam keranjang berisi reptil tanpa dokumen karantina di KM Sinabung.

Reptil yang ditemukan antara lain biawak totol biru, biawak pohon hijau, soa bintang, serta ular yang diduga merupakan satwa endemik Papua.

Satwa tersebut disembunyikan di bawah tempat tidur penumpang kapal. Petugas kemudian mengamankan reptil itu untuk pemeriksaan lebih lanjut dan menyerahkan penanganan kasus kepada tim penegakan hukum.

Kedua kasus tersebut menunjukkan adanya risiko pengangkutan satwa liar tanpa dokumen resmi melalui jalur pelayaran yang terhubung dengan Pelabuhan Makassar.

BBKSDA Sulawesi Selatan menyatakan sinergi lintas sektor diperlukan untuk memperkuat pengawasan terhadap kemungkinan pengangkutan ilegal tumbuhan dan satwa liar, baik dalam keadaan hidup maupun mati, termasuk bagian-bagiannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Suriah Gagalkan Serangan Sa...
Luar Negeri
Sahara Barat Dibayangi Anca...
Luar Negeri
Redam Perang Dagang, AS-Kan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.