Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PLN Dorong Modernisasi Peternakan Sidrap Perkuat Ketahanan Pangan

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 10:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
PLN Dorong Modernisasi Peternakan Sidrap Perkuat Ketahanan Pangan Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Peternakan sistem close house yang menggunakan listrik PLN sebagai program Electrifying Agriculture di Kabupaten Sidrap, Sulsel.

MAKASSAR – PT PLN mendorong modernisasi di sektor peternakan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melalui Program Electrifying Agriculture (EA) untuk memperkuat ketahanan pangan hingga nasional.

Salah satunya telah dilakukan di peternakan ayam petelur CV Cahaya Tiga Putri di Kabupaten Sidrap yang saat ini menggunakan daya listrik sebesar 555 kVA dengan tambahan daya 197 kVA untuk mendukung pengembangan kandang modern.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, di Makassar, Selasa (09/6), menjelaskan bahwa program Electrifying Agriculture ini merupakan salah satu program strategis PLN dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pemanfaatan energi listrik yang lebih efisien, andal, dan produktif di sektor agrikultur.

“Melalui Program Electrifying Agriculture, kami ingin membantu petani dan peternak meningkatkan hasil produksi, dengan menghemat biaya operasional," ujar dia.

Ia mengatakan PLN tidak hanya menghadirkan listrik sebagai kebutuhan dasar saja, tetapi juga sebagai energi penggerak produktivitas. Program itu juga menjadi bentuk dukungan PLN terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Direktur CV Cahaya Tiga Putri Usman Appas mengatakan pemanfaatan listrik PLN telah mendukung perkembangan usaha peternakan menjadi semakin maju.

Penggunaan listrik PLN diakui memberikan efisiensi biaya yang cukup besar. Sebelum menggunakan listrik PLN, kebutuhan energi di peternakan dengan menggunakan pembangkit diesel dengan biaya produksi listrik mencapai sekitar Rp4.500 per kWh.

Setelah beralih ke listrik PLN, biaya energi dapat ditekan menjadi sekitar Rp1.100 per kWh, yang artinya menghemat biaya operasional sampai dengan empat kali lipat dari sebelumnya.

Tercatat jika menggunakan diesel, ia bisa menghabiskan biaya sebesar Rp240 juta per bulannya dan setelah beralih ke listrik peternakan ayamnya hanya menghabiskan Rp60 juta per bulan.

“Dengan listrik PLN, kegiatan operasional peternakan menjadi jauh lebih hemat, mudah, dan efisien. Seluruh sistem kandang dapat berjalan secara otomatis sehingga pengelolaan ternak menjadi lebih optimal," ujar dia.

Selain lebih hemat biaya operasional, ketersediaan listrik yang andal memungkinkan penerapan sistem peternakan yang lebih modern. Mulai dari sistem pemberian pakan, pengaturan suhu kandang, ventilasi, hingga pencahayaan dapat dioperasikan secara otomatis sehingga meningkatkan efisiensi kerja serta produktivitas ternak.

"Kami tidak lagi harus menyediakan dan mengelola stok bahan bakar diesel dalam jumlah besar untuk kebutuhan harian. Ini sangat membantu peningkatan produktivitas sekaligus pengembangan usaha kami,” ujar Usman.

Ia juga mengapresiasi komitmen PLN dalam menyediakan pasokan listrik yang andal untuk mendukung sektor agrikultur di Kabupaten Sidenreng Rappang.

Bupati Sidenreng Rappang Syaharuddin Alrif mengapresiasi upaya PLN dalam mendukung petani yang ingin beralih menggunakan pompanisasi listrik yang ada di Kabupaten Sidenreng Rappang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
KPK Sita Rp2 Miliar dari OT...
Daerah
Pemkab Batang Matangkan Pem...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Berapa Ranking FIFA Indonesia Jika Menang Melawan Mozambik?

Berapa Ranking FIFA Indonesia Jika Menang Melawan Mozambik?

09 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.