Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perum Bulog Batam Pastikan Stok Beras Cukup Penuhi Kebutuhan hingga 6 Bulan

📅 Senin, 08 Jun 2026, 10:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perum Bulog Batam Pastikan Stok Beras Cukup Penuhi Kebutuhan hingga 6 Bulan Doc: ANTARA
Ket. Rak-rak berisi beras dalam salah satu pasar modern di Kota Batam, Kepri (10/3/2026).

BATAM – Perum Bulog Kantor Cabang Batam, Kepulauan Riau (Kepri), memastikan stok beras di wilayah kerja Batam dan Karimun dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.

Kepala Cabang Bulog Batam, Guido XL Pereira, saat dihubungi di Batam, Senin (08/6), mengatakan hingga akhir Mei 2026 ketersediaan beras di Gudang Bulog masih mencukupi.

“Stok Bulog untuk wilayah kerja Kantor Cabang Batam cukup untuk lima sampai enam bulan ke depan. Permintaan juga masih normal, tidak ada peningkatan yang signifikan sebelum maupun setelah Idul Adha 1447 H,” ujarnya.

Berdasarkan data per 29 Mei 2026, total stok beras yang tersimpan di Gudang Bulog Batam dan Karimun mencapai lebih dari 5.000 ton.

Rinciannya terdiri dari beras medium program pelayanan publik (PSO) sebanyak 2.694 ton, beras medium PSO lainnya 1.773 ton, beras bantuan pangan 56 ton, dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan sebanyak 132 ton.

Selain itu, Bulog juga memiliki stok beras premium yang terdiri dari merek Candi Mulyo sebanyak 299 ton, Befood 118 ton dan Punokawan sebanyak 13 ton.

“Kebutuhan beras Bulog di wilayah Batam rata-rata mencapai 150 ton per bulan. Sementara di Kabupaten Karimun berkisar antara 250 hingga 300 ton per bulan,” kata dia.

Dengan jumlah stok yang tersedia saat ini, pihaknya memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik dalam beberapa bulan mendatang.

Selain beras, Bulog Batam juga masih menyimpan sejumlah komoditas pangan lainnya, seperti Minyakita untuk program bantuan pangan sebanyak 173 ton, Minyakita komersial 3 ton, minyak goreng premium 200 liter, jagung 20 ton, serta gula sebanyak 230 kilogram.

Terkait penyerapan gabah atau beras dari petani, Guido mengatakan Bulog Batam tidak memiliki target penyerapan khusus karena wilayah kerja Batam dan Karimun bukan daerah sentra produksi padi.

Tetapi pihaknya tetap membuka peluang pembelian hasil panen petani yang memenuhi standar kualitas pemerintah.

“Untuk wilayah kerja Bulog Batam memang tidak ada target penyerapan. Namun jika ada petani yang ingin menjual beras ke Bulog, kami siap membeli sesuai harga dan persyaratan standar kualitas yang ditetapkan pemerintah,” katanya.

Bulog Batam berharap ketersediaan stok pangan yang memadai dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di Batam maupun Karimun, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Harga Cabai Rawit Rp73.500/Kg, Telur Ayam Rp29.700/Kg

47 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp73.500/...
Megapolitan
Pemkot Jakarta Timur Perbai...

PT Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Sirkular

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
PT Pertamina Patra Niaga Do...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
BMKG: 8 Wilayah di Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami Usai Gempa M7,7

BMKG: 8 Wilayah di Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami Usai Gempa M7,7

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.