Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang Siap Kerahkan SDF ke Selat Hormuz Jika Tiga Syarat Terpenuhi

📅 Senin, 08 Jun 2026, 08:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jepang Siap Kerahkan SDF ke Selat Hormuz Jika Tiga Syarat Terpenuhi Doc: ANTARA
Ket. Arsip - Tentara Pasukan Bela Diri (SDF) Jepang berpartisipasi dalam sebuah latihan di Pangkalan Angkatan Udara AS Yokota di Fussa, pinggiran Tokyo (29/8/2017).

TOKYO - Jepang menetapkan tiga syarat sebelum mengerahkan anggota Pasukan Bela Diri (SDF) ke Selat Hormuz yang efektif tertutup akibat konflik di Timur Tengah, kata sumber yang mengetahui masalah itu, Minggu (7/6).

Menurut sumber tersebut, Jepang mengharuskan Amerika Serikat dan Iran menyepakati gencatan senjata, tersedianya jalur komunikasi dengan pihak Iran, serta berkurangnya ancaman keamanan di selat tersebut.

Jika syarat-syarat itu terpenuhi, operasi yang dapat dilakukan SDF mencakup pembersihan ranjau dan pengawalan kapal dagang.

Selat Hormuz merupakan jalur perdagangan global yang penting. Jalur tersebut praktis tertutup sejak pecahnya perang AS-Israel melawan Iran pada akhir Februari, sehingga memicu kekhawatiran di berbagai negara, termasuk Jepang yang miskin sumber daya alam.

Tiga syarat tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi dalam pertemuan virtual para menteri pertahanan yang dipimpin bersama oleh Inggris dan Prancis pada pertengahan Mei untuk membahas misi pertahanan multinasional guna menjamin kebebasan navigasi di Selat Hormuz.

Menurut sumber tersebut, Koizumi mengatakan misi itu harus memenuhi syarat-syarat tersebut agar memperoleh dukungan luas.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dengan AS yang tidak menjadi bagian dari misi tersebut.

Berdasarkan konstitusinya yang menolak perang, Jepang hanya mengizinkan penggunaan kekuatan untuk pertahanan diri sehingga membatasi ruang gerak militernya di luar negeri.

Meski demikian, SDF sebelumnya telah terlibat dalam misi penjaga perdamaian dan operasi anti pembajakan di luar negeri.

Pemerintah Inggris dalam pernyataan bersama setelah pertemuan itu mengatakan operasi hanya akan dimulai dalam situasi yang kondusif serta sepenuhnya sesuai dengan hukum internasional dan konstitusi masing-masing negara.

Sumber-sumber pemerintah Jepang mengatakan persiapan pengerahan SDF tengah dilakukan jika gencatan senjata tercapai dengan opsi utama operasi pembersihan ranjau.

Operasi tersebut diperbolehkan berdasarkan Undang-Undang Pasukan Bela Diri Jepang sepanjang dilakukan setelah gencatan senjata berlaku.

Pemerintah Jepang juga bisa memerintahkan personel SDF mengawal kapal sebagai bagian dari operasi keamanan maritim berdasarkan undang-undang yang sama.

Misi pertahanan multinasional tersebut mencakup pembagian wilayah Selat Hormuz ke dalam zona-zona yang diamankan oleh negara berbeda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.