7 Hal yang Harus Diketahui Wanita tentang Kesehatan Jantung
📅 Senin, 08 Jun 2026, 09:43 WIB | Oleh: Lili LestariPenyakit jantung menjadi salah satu penyakit yang membunuh wanita. Namun, menurut survei, banyak wanita percaya mereka paling mungkin meninggal karena kanker, atau kanker payudara saja.
Kesehatan jantung wanita telah lama diabaikan dan kurang diteliti. Akibatnya, dokter terkadang kesulitan mendiagnosis masalah jantung yang lebih umum terjadi pada wanita. Para peneliti belum memahami dengan jelas apa penyebab beberapa kondisi tersebut, sehingga lebih sulit untuk dicegah. Banyak pasien tidak mengetahui bahwa gejala serangan jantung dapat berbeda pada wanita, dan apa yang harus diwaspadai.
Namun terlepas dari tantangan yang ada, banyak hal yang dapat dilakukan wanita untuk mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Beberapa saran bersifat universal: Pria dan wanita dapat memperoleh manfaat dari makan sehat, berolahraga, dan menjaga tekanan darah, kolesterol, dan glukosa mereka.
Namun informasi lainnya bersifat spesifik jenis kelamin. Berikut hal-hal yang perlu diketahui wanita tentang jantung mereka.
1. Faktor Risiko yang Berbeda
Sebaiknya Anda baca juga:
Hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, merokok, kurang aktivitas fisik, dan riwayat keluarga penyakit jantung meningkatkan risiko baik pada pria maupun wanita.
Namun, wanita harus mempertimbangkan daftar yang lebih panjang. Mereka yang mengalami komplikasi kehamilan seperti preeklampsia atau diabetes gestasional lebih mungkin mengalami masalah jantung di kemudian hari.
Namun, pasien "tidak selalu terpikir untuk memberi tahu dokter bahwa mereka pernah mengalami kehamilan 20 tahun yang lalu yang terpengaruh oleh preeklampsia, dan banyak juga dokter yang tidak bertanya," kata Dr. Anais Hausvater, salah satu direktur Program Kardio-Obstetri di NYU Langone Health.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sindrom ovarium polikistik, atau PCOS, juga dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi. Begitu pula dengan lupus dan rheumatoid arthritis, penyakit autoimun yang jauh lebih umum terjadi pada wanita.
Satu lagi, wanita yang mengalami menopause sebelum usia 45 tahun sangat rentan.
2. Menopause, Transisi Kritis bagi Jantung
Sebagian besar karena estrogen membantu melindungi jantung dan pembuluh darah, wanita cenderung mengalami penyakit jantung sekitar 10 tahun lebih lambat daripada pria. Menopause adalah transisi kunci: Saat estrogen menurun, tekanan darah dan kolesterol cenderung meningkat, dan arteri cenderung menjadi kurang elastis, yang mengejutkan banyak wanita.
“Mereka berkata: 'Kolesterol saya tidak seburuk ini di usia 30-an. Mengapa tiba-tiba menjadi sangat buruk? Saya masih berolahraga. Saya makan makanan yang sama,'” kata Dr. Tala Al-Talib, direktur medis klinik kardiovaskular Green Spring Station di Johns Hopkins.
Dokter dapat membantu Anda menemukan strategi terbaik untuk situasi Anda, baik itu perubahan gaya hidup, pengobatan, atau kombinasi keduanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!