1.162 Penyandang Disabilitas dan Komunitas Kreatif Nobar Film Semua Akan Baik-Baik Saja Serentak di Tujuh Kota
📅 Senin, 08 Jun 2026, 06:00 WIB | Oleh: SriyonoJAKARTA - Sebanyak 1.162 peserta yang terdiri dari penyandang disabilitas, komunitas kreatif, dan masyarakat umum mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) film Semua Akan Baik-Baik Saja yang digelar serentak di tujuh kota di Indonesia pada Minggu (7/6).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses terhadap ruang budaya yang inklusif sekaligus mempererat hubungan antara komunitas disabilitas dan ekosistem kreatif nasional.
Program ini diselenggarakan oleh Indonesia Creative Cities Network (ICCN) bersama RANS dan sejumlah mitra daerah. Nobar berlangsung serentak di Jakarta, Cianjur, Padang, Pontianak, Baubau, Tanjungpinang, dan Malang.
Sebelum pemutaran film dimulai, seluruh peserta dari berbagai daerah terhubung melalui sesi live greeting nasional yang dipusatkan di Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, hadir menyapa peserta bersama sutradara film Semua Akan Baik-Baik Saja, Baim Wong, serta Ketua Umum ICCN, Fiki Satari.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kehadiran para tokoh tersebut dinilai menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ruang seni, budaya, dan hiburan yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Ketua Umum ICCN, Fiki Satari, mengatakan film memiliki kekuatan untuk membangun empati sekaligus menjembatani berbagai kelompok masyarakat dalam ruang yang setara.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa ruang budaya harus menjadi ruang bersama. Ketika komunitas disabilitas dan komunitas kreatif berkumpul dalam satu pengalaman yang sama, lahir pemahaman, solidaritas, dan energi kolaborasi yang lebih kuat,” ujarnya.
Film Semua Akan Baik-Baik Saja dipilih karena membawa pesan tentang harapan, ketangguhan dalam menghadapi tantangan hidup, serta pentingnya dukungan sosial dalam proses pemulihan dan pertumbuhan individu.
Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat membangun masyarakat yang inklusif dan saling menguatkan.
Sutradara film tersebut, Baim Wong, mengapresiasi penyelenggaraan nobar serentak yang melibatkan komunitas disabilitas di berbagai daerah.
“Film bukan hanya hiburan. Film adalah medium untuk menghadirkan percakapan, membangun empati, dan menghubungkan pengalaman manusia yang beragam. Saya berharap pesan dalam film ini dapat diterima dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” kata Baim.
Sementara itu, Raffi Ahmad menilai keterlibatan komunitas kreatif dan generasi muda dalam kegiatan inklusif seperti ini penting untuk memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial.
Menurutnya, ruang-ruang kreatif perlu terus didorong menjadi ruang yang terbuka, ramah, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh warga untuk berpartisipasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!