Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Kabupaten Bangka Barat Fasilitasi Tradisi Pesta Panggil Suku Ketapik

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 13:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Bangka Barat Fasilitasi Tradisi Pesta Panggil Suku Ketapik Doc: ANTARA
Ket. Khataman Al Quran merupakan salah satu acara pada rangkaian tradisi Pesta Panggil Suku Ketapik yang dirayakan warga Desa Kacung, Kabupaten Bangka Barat, pada Minggu (7/6/2026).

BANGKA BARAT – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memfasilitasi pelaksanaan tradisi Pesta Panggil Suku Ketapik yang masih dilestarikan warga di Desa Kacung.

"Tradisi ini merupakan warisan leluhur masyarakat adat Suku Ketapik yang rutin dilaksanakan pada Bulan Zulhijah atau setelah Hari Raya Idul Adha," kata Bupati Bangka Barat Markus di Kelapa, Bangka Barat, Minggu(07/6).

Pesta adat ini biasa disebut masyarakat dengan sebutan Pesta Panggil karena memiliki arti memanggil sanak saudara, teman, kerabat dan handai taulan beramai-ramai datang ke Desa kacung menghadiri pesta adat tersebut.

Rangkaian pesta adat ini dimulai pada Sabtu (06/6) malam dengan prosesi ngasoh kembang yang dimeriahkan dengan berbagai kesenian, seperti rebana, marawis, berzanji dan semarangan yang dilaksanakan di Balai Adat Ketapik. Acara ini dilaksanakan dengan tujuan menambah kegembiraan masyarakat, terutama anak-anak yang sedang menyelesaikan bacaan (khatam) Al Quran.

Pada pagi harinya, para peserta khataman Al Quran diarak menggunakan "sador" (kereta hias) keliling kampung dari Rumah Adat Ketapik menuju Masjid Desa setempat.

"Tradisi Pesta Panggil ini merupakan aset budaya daerah yang harus kita lestarikan bersama untuk kemudian kita manfaatkan dan kembangkan guna membantu pembangunan sektor pariwisata Bangka Barat," katanya.

Pemkab mendukung penuh kegiatan tersebut, bahkan telah memasukkan Pesta Panggil Suku Ketapik sebagai salah satu objek pemajuan kebudayaan daerah.

Dengan dukungan ini diharapkan Desa Kacung dapat meningkatkan potensi lainnya melalui pokok pikiran kebudayaan daerah.

"Sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap tradisi ini, tahun ini kita melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata membantu Rp40 juta untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan rangkaian tradisi ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PLN Kawal Keandalan Listrik...
Megapolitan
PLN UID Jakarta Raya Perkua...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Presiden Prabowo Tinjau Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Bali

Presiden Prabowo Tinjau Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Bali

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.