Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tinjau Sekolah Rakyat di Tabanan, Prabowo Tegaskan Pendidikan Instrumen Utama Wujudkan Kehidupan yang Layak

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 14:30 WIB | Oleh:
Tinjau Sekolah Rakyat di Tabanan, Prabowo Tegaskan Pendidikan Instrumen Utama Wujudkan Kehidupan yang Layak Doc: antara foto
Ket. Presiden Prabowo Subianto saat meninjau sekolah rakyat di Tabanan, Bali.

TABANAN - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah menempatkan sektor pendidikan sebagai instrumen utama untuk mewujudkan kehidupan yang layak serta meningkatkan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

“Jadi pembangunan kita sebagai bangsa tujuannya adalah untuk membuat seluruh rakyat Indonesia hidupnya layak, hidupnya baik. Karena itu, usaha untuk berbuat agar rakyat hidup baik, hidup layak adalah usaha yang sangat besar. Kita harus bekerja keras di semua bidang, salah satu adalah pendidikan,” ujar Presiden Prabowo saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6).

Presiden menjelaskan bahwa program Sekolah Rakyat sengaja dihadirkan sebagai bentuk nyata dari keberpihakan negara terhadap pemenuhan hak masyarakat.

Pemerintah memfokuskan program tersebut untuk membantu kelompok warga yang berada dalam kondisi paling membutuhkan serta kurang berdaya di berbagai daerah.

Dalam kunjungan kerja tersebut, para hadirin mendengarkan testimoni dari Bagus, salah satu siswa Sekolah Rakyat yang menceritakan pengalaman dan perubahan positif selama menempuh pendidikan.

Selain itu, salah satu orang tua calon siswa turut menyampaikan ucapan terima kasih karena program ini memberikan kesempatan kembali kepada anaknya untuk mengenyam pendidikan.

Rangkaian acara juga diisi dengan penampilan seni inklusif, pembacaan puisi, hingga pidato berbahasa Inggris yang dibawakan oleh salah satu siswa bernama Ketut Arlan.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf melaporkan bahwa pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Provinsi Bali saat ini sedang dilaksanakan di Kabupaten Karangasem.

Gedung baru tersebut direncanakan memiliki kapasitas total 270 siswa, dengan alokasi masing-masing sebanyak 90 siswa pada setiap jenjang pendidikan.

Menteri Sosial mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap program ini sangat tinggi, di mana jumlah calon peserta didik se-Provinsi Bali saat ini telah mencapai 406 siswa.

“Untuk tahap ini ada 93 yang sedang sekarang berproses, salah satunya adalah di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali di mana nanti diharapkan kalau sudah selesai, yang ada di sini akan pindah ke gedung permanen itu,” kata Saifullah.

Ia menambahkan bahwa jumlah pendaftar untuk tingkat SMP dan SMA di wilayah tersebut tercatat sudah melebihi kuota alokasi daya tampung yang tersedia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.