• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Orang Tua Perlu Memahami K...

Orang Tua Perlu Memahami Komposisi Susu Anak Secara Menyeluruh, Bukan Hanya Fokus pada DHA dan Omega

Minggu, 07 Jun 2026, 22:55 WIB

JAKARTA – Di tengah semakin banyaknya pilihan produk nutrisi anak yang tersedia di pasaran, orang tua diingatkan untuk tidak hanya terpaku pada berbagai kandungan tambahan yang sering ditonjolkan dalam promosi produk. Pemahaman terhadap komposisi utama susu dan kualitas bahan baku justru menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan nutrisi yang tepat bagi tumbuh kembang anak.

Pesan tersebut disampaikan Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia sekaligus Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial FKUI-RSCM, Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), dalam peluncuran produk nutrisi anak AceKid di Jakarta, Minggu (7/6/2026).

Ket. Foto: Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia sekaligus Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial FKUI-RSCM, Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), dalam peluncuran produk nutrisi anak AceKid di Jakarta di Jakarta pada hari Minggu (7/6). — Sumber: Koran Jakarta - Haryo Brono

Menurut Rini, masih banyak orang tua yang menjadikan kandungan seperti DHA, AHA, Omega-3, dan Omega-6 sebagai pertimbangan utama ketika memilih susu untuk anak. Padahal, komposisi bahan dasar yang digunakan dalam suatu produk juga memiliki pengaruh besar terhadap kualitas nutrisi yang diterima anak.

"Orang tua perlu lebih kritis dalam membaca label produk nutrisi anak. Selama ini banyak yang cenderung fokus pada kandungan tambahan seperti DHA, AHA, Omega-3, dan Omega-6, padahal komposisi utama juga penting untuk dipahami," ujar Rini.

Ia menjelaskan bahwa informasi mengenai komposisi bahan sebenarnya dapat ditemukan dengan mudah pada kemasan produk. Namun, tidak semua konsumen memahami bahwa urutan bahan yang tercantum pada label menunjukkan jumlah kandungan terbesar hingga terkecil dalam produk tersebut.

Karena itu, Rini menilai edukasi mengenai cara membaca label pangan dan produk nutrisi perlu terus diperkuat. Dengan memahami bahan utama yang digunakan, orang tua dapat membuat keputusan yang lebih tepat berdasarkan kebutuhan anak, bukan sekadar mengikuti tren atau klaim pemasaran.

"Komponen yang tercantum pertama dalam daftar komposisi menunjukkan kandungan terbesar dalam produk. Orang tua perlu memperhatikan kualitas sumber bahan baku, proses produksinya, serta ada atau tidaknya tambahan gula maupun pemanis tertentu," katanya.

Tantangan Gizi Anak Masih Menjadi Perhatian

Pentingnya pemahaman terhadap komposisi nutrisi, lanjut Rini, tidak dapat dilepaskan dari berbagai tantangan kesehatan anak yang masih dihadapi Indonesia hingga saat ini.

Meski berbagai program perbaikan gizi telah dijalankan pemerintah, persoalan stunting masih menjadi perhatian. Selain itu, masalah kesehatan lain seperti karies gigi pada anak dan meningkatnya risiko obesitas juga mulai menjadi tantangan yang harus diwaspadai.

Menurut Rini, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemenuhan nutrisi anak tidak hanya berbicara mengenai kecukupan kalori, tetapi juga kualitas asupan yang diberikan setiap hari.

"Orang tua perlu melihat pemenuhan nutrisi anak secara holistik. Bukan hanya apakah anak kenyang atau mendapatkan vitamin tertentu, tetapi juga bagaimana kualitas bahan yang dikonsumsi serta keseimbangan komposisinya," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pola makan sehat dan asupan nutrisi yang baik pada masa pertumbuhan memiliki dampak jangka panjang terhadap perkembangan fisik, kemampuan belajar, daya tahan tubuh, hingga kualitas kesehatan anak saat dewasa nanti.

Transparansi Komposisi Menjadi Kebutuhan Orang Tua Modern

Pandangan tersebut sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi nutrisi yang lebih transparan. Orang tua kini tidak hanya ingin mengetahui manfaat suatu produk, tetapi juga ingin memahami asal-usul bahan baku dan proses pembuatannya.

Melihat kebutuhan tersebut, Feihe International bersama Makuku resmi memperkenalkan AceKid ke pasar Indonesia melalui acara bertajuk "Let's Witness Together, a New Fresh Standard from AceKid".

Pendiri dan CEO Feihe International, Leng Youbin, mengatakan kehadiran AceKid merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan pilihan nutrisi anak yang berkualitas sekaligus memberikan edukasi yang lebih baik kepada keluarga Indonesia.

Menurutnya, Indonesia merupakan salah satu pasar penting karena kebutuhan akan produk nutrisi anak yang transparan dan berkualitas terus meningkat.

"Kami ingin membawa standar yang sama seperti yang diterapkan di berbagai negara maju. Kami percaya setiap anak berhak mendapatkan nutrisi yang lebih baik. Karena itu, melalui AceKid kami ingin menghadirkan produk yang tidak hanya mengutamakan kualitas, tetapi juga transparansi komposisi dan sumber bahan baku," kata Leng.

Menggunakan Susu Segar yang Dapat Ditelusuri

Dalam peluncurannya, AceKid memperkenalkan pendekatan yang menitikberatkan pada keterlacakan sumber bahan baku dan kesederhanaan formulasi.

Produk ini menggunakan natural whole milk atau susu segar sebagai bahan utama yang berasal dari sumber yang dapat ditelusuri. Selain itu, perusahaan menerapkan sistem pemrosesan one-step fresh yang diklaim mampu menjaga kualitas bahan baku sejak proses produksi hingga sampai ke tangan konsumen.

AceKid juga diformulasikan tanpa tambahan sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, maupun perisa sintetis.

Pendekatan tersebut dinilai relevan dengan meningkatnya perhatian orang tua terhadap kandungan gula tambahan dalam produk anak. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai penelitian menunjukkan konsumsi gula berlebih pada anak dapat meningkatkan risiko obesitas, gangguan kesehatan gigi, hingga membentuk preferensi terhadap makanan manis sejak usia dini.

Karena itu, transparansi mengenai komposisi produk menjadi salah satu aspek yang semakin diperhatikan keluarga muda dalam memilih produk nutrisi.

Dikembangkan Melalui Riset Jangka Panjang

Selain menonjolkan kualitas bahan baku, AceKid juga mengedepankan pendekatan berbasis sains dalam pengembangan produknya.

Senior Scientist Feihei International, Yang Zhang, Ph.D., menjelaskan bahwa perusahaan mengembangkan produknya melalui ekosistem riset yang mencakup seluruh rantai nilai, mulai dari sumber bahan baku hingga manfaat yang dirasakan konsumen.

Menurut Yang, Feihe saat ini menjalankan lebih dari 40 program riset nasional, menghasilkan 117 publikasi ilmiah yang terindeks SCI, memiliki 847 paten, serta telah menyelesaikan 12 uji klinis.

Perusahaan juga menjalin kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan dan penelitian internasional, termasuk Harvard Medical School, Peking University, Tsinghua University, serta sejumlah lembaga riset dari tujuh negara.

"Rekam jejak ilmiah ini menjadi fondasi kepercayaan bagi Feihe dalam menghadirkan produk yang dikembangkan berdasarkan data, riset, dan standar kualitas yang berkelanjutan," ujar Yang.

Edukasi Menjadi Bagian Penting

Bagi Rini, hadirnya berbagai inovasi produk nutrisi perlu dibarengi dengan edukasi yang memadai kepada masyarakat. Sebab, pemahaman orang tua mengenai kebutuhan nutrisi anak masih menjadi faktor penentu utama dalam keberhasilan pemenuhan gizi.

Ia menegaskan bahwa tidak ada satu produk yang dapat menggantikan peran pola makan sehat dan seimbang. Susu maupun produk nutrisi lainnya sebaiknya menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan gizi anak secara menyeluruh.

Karena itu, orang tua perlu aktif mencari informasi dari sumber yang terpercaya dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila memiliki pertanyaan terkait kebutuhan nutrisi anak.

"Yang paling penting adalah orang tua memahami apa yang dikonsumsi anak. Dengan memahami komposisi secara lebih menyeluruh, orang tua dapat memilih produk nutrisi secara lebih tepat, rasional, dan bertanggung jawab," kata Rini.

Pada kesempatan yang sama, AceKid juga menerima penghargaan Top Innovation Choice Award 2026 untuk kategori "Susu Formula yang Terbuat dari Natural Whole Milk dengan Sumber Susu yang Dapat Ditelusuri".

Perusahaan turut memperkenalkan Denny Sumargo dan Arnold Poernomo sebagai brand ambassador yang diharapkan dapat membantu menyampaikan pesan mengenai pentingnya peran orang tua dalam memahami kebutuhan nutrisi anak.

Meski demikian, AceKid menegaskan dukungannya terhadap pemberian Air Susu Ibu (ASI) sebagai sumber nutrisi terbaik bagi bayi, terutama pada masa awal kehidupan. Penggunaan susu formula maupun produk nutrisi lainnya perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak dan, bila diperlukan, dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan agar sesuai dengan tahapan tumbuh kembangnya.

  • susu segar
  • parenting
  • susu formula
  • tengkes
  • stunting
  • kesehatan anak
  • gizi anak
  • Edukasi orang tua
  • karies gigi anak
  • air susu ibu (ASI)
  • nutrisi anak
  • Makuku
  • AceKid
  • Tumbuh Kembang Anak
  • Rini Sekartini
  • FEIHE International
  • Obesitas Anak

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.