Armenia Terbelah Dua Kubu Arah Haluan Politik Luar Negeri

Selasa, 23 Jun 2026, 16:03 WIB

MOSKOW - Masyarakat Armenia terpecah pendapat dan tidak secara bulat mendukung kebijakan pemerintah untuk mempererat hubungan dengan Barat, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Russia Maria Zakharova, dalam sebuah wawancara dengan RIA Novosti.

"Pemilihan umum baru-baru ini menunjukkan bahwa tidak ada dukungan yang jelas di dalam masyarakat Armenia terhadap pendekatan tergesa-gesa dengan Barat, yang, seperti yang telah banyak contohnya, harus dibayar dengan kepentingan dan identitas sendiri," kata Zakharova.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/KYLE GRILLOT/Getty Images

Sebaliknya, warga telah menunjukkan bahwa ada permintaan publik yang stabil untuk mengembangkan hubungan dengan Russia, serta untuk mendorong keanggotaan dalam lembaga-lembaga Eurasia yang dianggap bermanfaat bagi Yerevan, imbuhnya.

"Namun, tanggapan terhadap opini ini (tentang perlunya mengembangkan hubungan dengan Russia) meningkat secara sistematis di dalam kekuatan politik yang mendukung kebijakan luar negeri semacam itu," kata Zakharova.

"Mereka yang tidak malu dan tidak takut menyebut Russia sebagai sekutu strategis, mereka dijanjikan akan 'tersingkir' dari peta politik. Mereka, seperti yang mereka katakan, adalah 'agen Kremlin' dan 'dikirim' untuk mencegah penguatan kemerdekaan republik," imbuhnya.

Selain itu, dia juga mengecam para pemimpin Armenia karena mencoba menanamkan gagasan di kalangan publik Armenia bahwa Russia diduga menghukum Yerevan karena "tidak patuh," dan menolak tudingan tersebut sebagai "manipulasi propaganda" semata.

Sebelumnya, pada musim semi 2025, parlemen Armenia mengesahkan undang-undang yang menyatakan niat negara Kaukasus Selatan itu untuk bergabung dengan Uni Eropa, meskipun blok tersebut belum menawarkan keanggotaan.

Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan mengatakan Yerevan menyadari adanya ketidakcocokan dalam keanggotaan yang simultan di Uni Eropa dan Uni Ekonomi Eurasia, dan akan terus menyelaraskan kebijakannya dengan kedua blok tersebut selama mungkin. Ant

  • armenia

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.