Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sistem Tol Tanpa Berhenti MLFF Akan Diuji Coba Lagi, Ini Penjelasan Kementerian PU

📅 Jumat, 05 Jun 2026, 18:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sistem Tol Tanpa Berhenti MLFF Akan Diuji Coba Lagi, Ini Penjelasan Kementerian PU Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Sejumlah pengendara melakukan transaksi non tunai menggunakan kartu e-Toll di gerbang Tol Cisalak I, Tol Cijago, Depok, Jawa Barat.

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan bahwa penerapan sistem transaksi tol nontunai nirsentuh nirhenti atau Multi Lane Free Flow (MLFF) saat ini masih dalam tahap pendetailan persiapan untuk pelaksanaan uji coba ulang.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum Kementerian PU, Ni Komang Rasminiati, mengatakan pemerintah tengah memastikan kesiapan sistem tersebut sebelum diterapkan pada jaringan jalan tol di Indonesia.

"Mengenai Multi Lane Free Flow, sebagaimana telah dijelaskan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), saat ini kami sedang melakukan pendetailan persiapan untuk rencana uji coba kembali terhadap sistem ini, guna memastikan apakah dapat diaplikasikan pada ekosistem jalan tol di Indonesia," kata Komang dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (5/6).

Menurut dia, BPJT bersama PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) dan tim pengendali saat ini tengah menyusun berbagai skenario pengujian secara rinci untuk memastikan kesiapan teknologi tersebut.

"Saat ini tim BPJT bersama pihak RITS dan tim pengendali sedang menyiapkan berbagai skenario yang akan diuji kembali guna memastikan sistem ini dapat diterapkan dengan baik di ekosistem jalan tol Indonesia," ujarnya.

MLFF merupakan sistem pembayaran tol tanpa berhenti yang memanfaatkan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS). Sistem ini memungkinkan transaksi dilakukan melalui aplikasi Cantas yang terintegrasi dengan data Electronic Registration and Identification (ERI) atau data kepemilikan kendaraan yang dimiliki Korlantas Polri.

Penerapan MLFF diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional jalan tol karena pengguna kendaraan tidak perlu lagi berhenti atau melakukan transaksi di gerbang tol. Selain memperlancar arus lalu lintas, sistem ini juga berpotensi mengurangi konsumsi bahan bakar kendaraan.

Pemerintah menilai MLFF dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi pemborosan bahan bakar minyak (BBM) akibat antrean kendaraan di gerbang tol. Dengan jumlah transaksi harian yang mencapai sekitar 4 juta transaksi, kepadatan di gerbang tol juga berkontribusi terhadap peningkatan emisi dan polusi udara.

Uji Coba

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyampaikan bahwa sistem MLFF akan kembali menjalani uji coba sebelum diputuskan untuk diterapkan secara lebih luas.

Menurut Dody, karena proyek MLFF menjadi perhatian banyak pihak, Kementerian PU melibatkan sejumlah lembaga dalam proses evaluasi dan pengujiannya, di antaranya Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kejaksaan, kepolisian, serta berbagai pemangku kepentingan terkait lainnya.

Melalui uji coba ulang tersebut, pemerintah berharap dapat memastikan sistem MLFF benar-benar siap diterapkan dan mampu mendukung transformasi layanan jalan tol yang lebih modern, efisien, aman, dan ramah lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Ford Dekat dengan Tiongkok,...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.