Realisasi Penerimaan Pajak Belum Sesuai Harapan, Tantangan Fiskal Pemerintah Kian Berat di Semester II
📅 Jumat, 05 Jun 2026, 19:55 WIB | Oleh: Tim PenulisSelain pajak penghasilan, komponen pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) juga mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 41,3 persen dengan nilai Rp315,7 triliun.
Kemenkeu menyebut peningkatan kinerja PPN dan PPnBM sebagai pajak konsumsi mengindikasikan konsumsi dalam negeri tetap kuat dengan daya beli yang terjaga.
Berbeda dengan komponen-komponen pajak sebelumnya, pajak lainnya masih terkontraksi sebesar 6 persen, dengan realisasi senilai Rp89,3 triliun.
Sementara bila ditinjau secara sektoral, sejumlah sektor utama yang berkontribusi besar terhadap penerimaan pajak mencatatkan pertumbuhan positif.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sektor perdagangan tumbuh double digit 52,4 persen yang dipengaruhi oleh subsektor perdagangan besar bahan bakar minyak (BBM) dan perdagangan daring.
Selanjutnya, sektor industri pengolahan tumbuh 19,7 persen, didukung oleh subsektor industri minyak kelapa sawit yang profitabilitasnya meningkat.
Sektor berikutnya yaitu pertambangan yang tumbuh 28,2 persen berkat pertumbuhan sektor pertambangan migas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemenkeu juga mencatat sektor lainnya mengalami pertumbuhan positif sebesar 19,6 persen sejalan dengan aktivitas ekonomi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!