Kuasai 72 Persen Pasar Herbal Nasional, Perusahaan Jamu Terbesar ini Percepat Ekspansi ke China dan India
📅 Jumat, 05 Jun 2026, 16:12 WIB | Oleh: Henri pelupessyUNGARAN – Di tengah persaingan industri kesehatan berbasis herbal yang semakin ketat, produk Tolak Angin milik PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk masih mempertahankan dominasinya di pasar nasional. Produk herbal andalan tersebut kini menguasai sekitar 72 persen pangsa pasar herbal Indonesia.
Capaian itu mempertegas posisi Sido Muncul sebagai pemain utama industri herbal nasional sekaligus menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap produk kesehatan berbasis bahan alami.
Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, mengatakan keberhasilan perusahaan mempertahankan pangsa pasar tidak terlepas dari konsistensi dalam menjaga kualitas produk, melakukan riset, serta memahami kebutuhan konsumen yang terus berkembang.
"Saya tahu market itu seperti apa dan saya tahu apa yang saya lakukan," ujar Irwan di Ungaran, Kabupaten Semarang, baru-baru ini.
Menurutnya, kepercayaan konsumen menjadi modal utama yang membuat produk-produk herbal Sido Muncul tetap memiliki permintaan tinggi meski pasar semakin kompetitif. Perusahaan selama ini menempatkan riset dan pembuktian ilmiah sebagai fondasi dalam pengembangan produk.
Sebaiknya Anda baca juga:
Irwan menilai permintaan produk herbal nasional masih memiliki prospek yang menjanjikan. Tren gaya hidup sehat yang semakin berkembang membuat masyarakat semakin terbuka terhadap produk kesehatan berbasis bahan alami.
Namun demikian, ia mengakui bahwa kondisi pasar juga dipengaruhi faktor eksternal seperti stabilitas ekonomi dan sentimen publik.
"Kalau tidak ada berita negatif dan ekonomi tetap berjalan baik, demand biasanya tetap kuat," katanya.
Bidik Pasar Global
Tidak hanya fokus memperkuat pasar domestik, Sido Muncul kini mempercepat ekspansi internasional. Perusahaan membidik sejumlah pasar potensial, termasuk China dan India, yang memiliki tradisi kuat dalam penggunaan produk kesehatan berbasis herbal.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkenalkan produk herbal Indonesia ke tingkat global.
Menurut Irwan, peluang produk herbal Indonesia di pasar internasional masih sangat besar. Kesadaran masyarakat dunia terhadap kesehatan alami terus meningkat dan menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan oleh industri herbal nasional.
"Pasar luar negeri masih terbuka lebar. Produk kesehatan berbasis bahan alami semakin banyak dicari," ujarnya.
Ekspansi tersebut juga sejalan dengan upaya perusahaan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara penghasil produk herbal berkualitas yang mampu bersaing di pasar global.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!