Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lima Buku Anak Indonesia Diterjemahkan ke Bahasa Jepang, UI Bawa Budaya Nusantara ke Chigasaki

📅 Minggu, 31 Mei 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lima Buku Anak Indonesia Diterjemahkan ke Bahasa Jepang, UI Bawa Budaya Nusantara ke Chigasaki Doc: Antara
Ket. Anak-anak mendengarkan pembacaan buku cerita Indonesia yang diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang.

Jakarta - Universitas Indonesia (UI) memperkenalkan lima buku cerita anak karya penulis nasional yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang sebagai instrumen diplomasi budaya dalam festival internasional di Kota Chigasaki, Jepang.   

Dalam keterangan resmi Kelompok Riset Kajian Anak, Orang Muda, dan Subkultur, Departemen Susastra, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia yang diterima di Jakarta, Sabtu (30/5), menyatakan penerbitan versi bahasa Jepang tersebut merupakan hasil kemitraan strategis dengan Litara selaku mitra penerbitan dalam program Indonesia-Japan Children Festival.  

Adapun kelima buku cerita anak Indonesia yang diterjemahkan oleh Andry Setiawan dalam program ini meliputi "Di Mana Songket Kakak?" karya Dian Kristiani, "Mantel Emas" karya N. Feby Indirani, "Taman Bermain dalam Lemari" karya Andina Dwifatma, "Perkedel Ikan Bubuk" karya Yuli Rahmawati, serta "Gula Merah Tobalo" karya Hanna Fransisca.

"Melalui pendekatan yang kreatif, edukatif, dan menyenangkan, kegiatan ini bertujuan memperkenalkan kekayaan budaya, bahasa, dan nilai-nilai Indonesia kepada anak-anak Jepang sekaligus membangun pemahaman lintas budaya sejak usia dini," tulis laporan kegiatan tersebut yang juga mendapat supervisi dari Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial (DPIS) Universitas Indonesia. 

Langkah alih bahasa literatur anak ini menjadi komponen utama dalam rangkaian pengabdian masyarakat internasional yang didanai melalui program hibah Outbound World Class University (WCU) Universitas Indonesia guna memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi.

Melalui buku-buku tersebut, anak-anak di Negeri Sakura diajak menyelami nilai moral serta keberagaman Nusantara melalui pembacaan dongeng interaktif yang digelar di Perpustakaan Kota Chigasaki pada Jumat (29/5) waktu setempat.

Selain mendengarkan dongeng terjemahan, anak-anak Jepang yang hadir juga berkesempatan menyimak pembacaan kartu pos yang ditulis langsung oleh para siswa dari tiga sekolah dasar di Jakarta dan Depok, yaitu SDN 29 Johar Baru Jakarta, SDN 05 Rawabarat Jakarta, serta SD Semut-Semut The Natural School Cimanggis, yang telah mengawali rangkaian program ini pada medio Mei 2026.

Dari peluncuran dan pembacaan karya literasi anak lintas negara ini, UI berharap dapat membangun narasi positif mengenai orisinalitas kreativitas bangsa di ruang publik Jepang sekaligus menumbuhkan rasa empati dan saling percaya antarbangsa sejak dini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Kirab Saparan Gunungan Apem...
Nasional
Perawatan lokomotif tertua ...

Festival buah dan bunga di Karo

3 jam lalu | Wahyu AP

Daerah
Festival buah dan bunga di ...
Nasional
Pemeriksaan kesehatan grati...

Persiapan Sekaten di Solo

3 jam lalu | Wahyu AP

Daerah
Persiapan Sekaten di Solo
Nasional
BMKG sampaikan prospek musi...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
    Ini Dia Cara menutup,menonaktifkan kartu kredit BNI? Untuk ...
    Untuk menutup kartu kredit Bank BNI Hubungi BNICall ...
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...

Event Akhir Pekan di Jakarta 1-2 Agustus: Dari Brightspot hingga JSD Blok M Fest

Event Akhir Pekan di Jakarta 1-2 Agustus: Dari Brightspot hingga JSD Blok M Fest

31 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.