Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kebutuhan Welder Global Meningkat, Wamen P2MI Minta Siapkan Pelatihan Pekerja Migran Terampil

29 Sabtu, 30 Mei 2026, 23:27 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kebutuhan Welder Global Meningkat, Wamen P2MI Minta Siapkan Pelatihan Pekerja Migran Terampil Kebutuhan Welder Global Meningkat, Wamen P2MI Minta Siapkan Pelatihan Pekerja Migran Terampil Doc: istimewa
Ket. Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani (kanan) mengungkapkan, sektor pengelasan menjadi salah satu kompetensi dengan permintaan tinggi di pasar kerja internasional

JAKARTA — Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani mengungkapkan, sektor pengelasan menjadi salah satu kompetensi dengan permintaan tinggi di pasar kerja internasional.

Menurutnya, kebutuhan tenaga welder (juru las) di berbagai negara terus meningkat sehingga Indonesia perlu menyiapkan tenaga kerja terampil yang memiliki kompetensi dan sertifikasi sesuai standar internasional.

“Welder Indonesia harus mampu bersaing di pasar kerja internasional. Karena itu, pelatihan yang diberikan harus benar-benar sesuai kebutuhan industri global,” katanya di Jakarta, Jumat (29/5). 

Wamen Christina melakukan kunjungan kerja ke Balai Diklat Industri Jakarta, milik Kementerian Perindustrian. Di sana, ia diterima Kepala BDI Jakarta, Ali Khomaini. 

Dalam kunjungan tersebut, Wamen Christina juga meninjau langsung pelatihan pengelasan yang tengah berlangsung di BDI Jakarta. 

Selain BDI Jakarta, Wamen Christina juga mengunjungi Pusat Pelatihan Kerja Khusus Pengembangan Las (PPKKPL) milik Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertransgi) milik Provinsi DKI Jakarta. 

Di sana, ia menyempatkan diri berdialog dengan Kepala Dinas Syaripudin, jajaran dan peserta pelatihan pengelasan. 

Christina menegaskan menjadi fokus Kementerian P2MI untuk memastikan lulusan pelatihan welder di Indonesia dapat terserap di pasar kerja luar negeri.

Saat ini ada 8 ribu kebutuhan welder di berbagai negara di dunia, seperti Qatar, Korsel, dan Jepang.  

Adapun kompetensi pengelasan yang dibutuhkan pasar global, mulai dari fillet welder, plate welder, pipe welder, welding inspector basic, underwater welder, hingga pengoperasian mesin.

Wamen Christina juga mendorong agar kurikulum pelatihan pengelasan dapat dirancang adaptif terhadap kebutuhan industri luar negeri sehingga lulusan siap kerja sesaat setelah menyelesaikan pelatihan.

“Mungkin nantinya yang menjadi pertanyaan juga apakah memungkinkan mendesain kurikulum khusus yang menjadikan begitu mereka selesai, mereka bisa langsung ditempatkan sesuai kebutuhan pasar,” ungkap politisi Partai Golkar ini.

Selain kompetensi teknis, Christina menekankan kemampuan bahasa asing yang menjadi faktor penting meningkatkan daya saing pekerja migran terampil.

Dalam kesempatan itu, Wamen Christina juga menekankan pentingnya penguatan basis data alumni potensial, baik dari BDI Jakarta maupun PPKKPL Jakarta untuk ditingkatkan kompetensinya, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja global. 

Ia pun membuka peluang agar dua sekolah vokasi itu dilibatkan sebagai institusi penyedia pelatihan dalam program SMK Go Global gagasan Presiden Prabowo Subianto. 

“Kita harus memastikan pelatihannya sesuai kebutuhan industri dan tidak terlalu lama, tetapi hasilnya benar-benar siap kerja dan siap ditempatkan,” imbuh Christina Aryani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Lomba permainan tradisional Hadang di Palu

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Lomba permainan tradisional...

Pawai budaya HUT Papua Barat

1 jam lalu | Wahyu AP

Daerah
Pawai budaya HUT Papua Barat
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.