Wembanyama Bantu San Antonio Spurs Jaga Asa ke Final NBA
📅 Jumat, 29 Mei 2026, 13:13 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraLOS ANGELES — San Antonio Spurs menjaga asa menuju Final NBA setelah mengalahkan Oklahoma City Thunder dengan skor telak 118-91 pada gim keenam final Wilayah Barat NBA, Jumat (29/5). Kemenangan tersebut memaksa seri berlangsung hingga gim ketujuh yang menentukan.
Bintang muda Spurs, Victor Wembanyama, tampil dominan dengan torehan 28 poin, 10 rebound, serta tiga blok. Pemain asal Prancis itu menjadi motor permainan agresif San Antonio sejak awal laga dalam duel hidup-mati melawan sang juara bertahan.
Didukung atmosfer kandang yang bergemuruh, Spurs langsung menekan Thunder sejak kuarter pertama demi menjaga peluang tampil di Final NBA, tempat New York Knicks telah menunggu.
Kontribusi penting juga datang dari Dylan Harper yang menyumbang 18 poin dari bangku cadangan. Spurs sukses bangkit setelah kekalahan mengecewakan pada gim kelima dan kini menyamakan kedudukan seri best-of-seven menjadi 3-3.
Gim penentuan akan digelar di Oklahoma City, Sabtu mendatang. “Kami belum menyelesaikan apa pun,” ujar Wembanyama seusai pertandingan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saat berada dalam tekanan, rasanya justru itu kesempatan terbaik,” tambah pemain berpostur 224 sentimeter tersebut.
Setelah tampil di bawah standar pada gim kelima, Wembanyama datang ke laga eliminasi pertamanya di playoff NBA dengan determinasi tinggi. Pemain yang musim ini meraih gelar Defensive Player of the Year itu langsung panas sejak awal pertandingan.
Setelah tripoin cepat dari Julian Champagnie membuka keunggulan Spurs, Wembanyama menambah dua tembakan jarak jauh akurat serta sebuah blok yang membuat tuan rumah unggul cepat 9-2.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebaliknya, bintang Thunder Shai Gilgeous-Alexander tampak kesulitan mengembangkan permainan. MVP NBA dua musim terakhir itu terus mendapat tekanan dari pertahanan rapat Spurs dan gagal memaksimalkan sejumlah percobaan tembakan jarak menengah.
Ketajaman Spurs dari garis tripoin menjadi pembeda utama. Delapan tripoin pada kuarter pertama menjadi catatan terbanyak mereka dalam satu kuarter playoff musim ini.
Meski intensitas permainan Spurs sedikit menurun pada kuarter kedua, Thunder hanya mampu memangkas ketertinggalan menjadi tujuh poin saat turun minum.
Momentum pertandingan berubah total pada kuarter ketiga. Spurs melesat melalui rentetan 20 poin tanpa balas yang praktis mengakhiri perlawanan Thunder.
Serangan Oklahoma City benar-benar runtuh. Thunder gagal memasukkan 13 percobaan field goal secara beruntun dan tidak mencetak angka selama lebih dari tujuh menit. Mereka hanya menghasilkan 13 poin sepanjang kuarter ketiga.
Saat waktu tersisa enam menit dan Spurs unggul 28 poin, kedua tim menarik para pemain inti untuk menyimpan tenaga menghadapi laga penentuan. Suporter tuan rumah pun mulai menyanyikan chant “Ole” merayakan kemenangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!