Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD: Wilayah Terdampak Kekeringan di Banjarnegara Meluas

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 09:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD: Wilayah Terdampak Kekeringan di Banjarnegara Meluas Doc: ANTARA
Ket. Petugas BPBD Kabupaten Banjarnegara menyalurkan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (15/7/2026).

BANJARNEGARA – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara Aji Piluroso mengatakan wilayah terdampak kekeringan di Banjarnegara, Jawa Tengah, pada musim kemarau 2026 meluas dengan bertambahnya jumlah desa yang mengalami krisis air bersih.

“Hingga saat ini tercatat sebanyak 11 desa di empat kecamatan yang terdampak kekeringan,” katanya di Banjarnegara, Kamis (16/7).

Ia mengatakan 11 desa yang terdampak kekeringan meliputi Somawangi, Jalatunda, dan Kaliwungu (Kecamatan Mandiraja), Merden (Kecamatan Purwanegara), Serang, Wanadri, Gemuruh, dan Kebondalem (Kecamatan Bawang), serta Duren, Kebutuh Duwur, dan Kebutuh Jurang (Kecamatan Pagedongan).

Menurut dia, pendistribusian bantuan air bersih dilakukan secara bergiliran. Seperti pada Rabu (15/7), kata dia, ditujukan ke Desa Jalatunda, Kebondalem, Wanadri, dan Merden sebanyak 14 tangki atau setara dengan 7.000 liter.

Dalam hal ini, lanjut dia, pendistribusian bantuan air bersih didukung oleh tiga unit tangki milik BPBD Banjarnegara dan satu unit tangki milik Palang Merah Indonesia (PMI) Banjarnegara.

“Secara keseluruhan hingga Rabu (15/7), BPBD Banjarnegara telah mendistribusikan bantuan air bersih 1.030.000 liter untuk 3.725 keluarga atau 11.720 jiwa yang terbagi dalam 206 pengiriman,” kata Aji Piluroso.

Terkait dengan hal itu dia mengimbau pemerintah desa yang warganya mulai terdampak kekeringan untuk segera mengajukan permohonan bantuan air bersih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara melalui BPBD setempat.

Selain itu dia memastikan ketersediaan pasokan air bersih yang akan didistribusikan sebagai bantuan kepada masyarakat masih mencukupi kebutuhan.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan air bersih pada musim kemarau,” kata Aji Piluroso.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Parlemen Prancis Legalkan E...
Megapolitan
Mobil Klinik Hewan Keliling...
Peneliti IPB Gabungkan Varietas Cabai Habanero Lokal hingga Tingkat Kepedasan Ekstrem

Peneliti IPB Gabungkan Varietas Cabai Habanero Lokal hingga Tingkat Kepedasan Ekstrem

16 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.