Kebakaran di Jakarta: Diduga Korsleting, Rumah di Warakas Tanjung Priok Hangus Terbakar
📅 Kamis, 28 Mei 2026, 15:25 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Kebakaran menghanguskan sebuah rumah dan merusak sebagian bangunan di sebelahnya di Jalan Warakas IV, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu malam (27/5). Peristiwa tersebut diduga dipicu arus pendek atau korsleting listrik dari salah satu rumah warga.
Puluhan personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Petugas menerima laporan kebakaran pada pukul 22.58 WIB dan langsung menuju lokasi kejadian.
Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, mengatakan saat petugas tiba di lokasi kondisi api sudah membesar dan membakar bangunan rumah.
"Saat petugas tiba di lokasi, api telah membesar dan menghanguskan satu rumah serta sebagian bangunan di sebelahnya. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari salah satu rumah warga," ujar Gatot di Jakarta, Kamis.
Proses pemadaman dimulai pada pukul 23.00 WIB. Petugas kemudian berhasil melokalisasi kobaran api sekitar 22 menit kemudian sehingga tidak merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Gatot, api berhasil dilokalisasi pada pukul 23.22 WIB. Setelah itu, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Operasi pemadaman dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 24.00 WIB. Dengan demikian, proses penanganan kebakaran berlangsung sekitar dua jam sejak laporan pertama diterima petugas.
Dalam proses pemadaman, Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengerahkan 14 unit mobil pemadam kebakaran serta 70 personel. Seluruh petugas berjibaku memadamkan api agar tidak meluas ke bangunan lain di kawasan permukiman padat tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami mendapatkan informasi kebakaran pukul 22.58 WIB dan api berhasil dipadamkan pukul 24.00 WIB," kata Gatot.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, bangunan yang terbakar berada di atas lahan seluas sekitar 50 meter persegi. Dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik yang memicu munculnya api.
Meski menyebabkan kerusakan cukup parah pada bangunan, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka berat. Petugas memastikan seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi.
"Sejauh ini tidak ada korban jiwa maupun korban luka berat dalam peristiwa ini," ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, kerugian material yang dialami korban ditaksir mencapai Rp370 juta. Petugas masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait dampak kebakaran terhadap bangunan dan harta benda milik warga.
"Taksiran kerugian yang dialami korban mencapai Rp370 juta," kata Gatot.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!