Salurkan Kurban di Jaksel, Rano Karno Apresiasi Gang Juara Siskamling
📅 Rabu, 27 Mei 2026, 20:15 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyerahkan sapi kurban di dua lokasi berbeda pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah/2026, Rabu (27/5). Penyerahan dilakukan di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, dan Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Di lokasi pertama, Jalan Ibrahim, Gang Langgar, Kelurahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Rano menyerahkan satu ekor sapi kurban milik Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, kepada warga setempat. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan salam dari gubernur yang tengah menunaikan ibadah haji.
"Pertama-tama, saya ingin menyampaikan salam dari Pak Gubernur. Insyaallah, saat ini Pak Gubernur sedang menunaikan ibadah haji," ujar Rano.
Ia berharap hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, Rano juga mengingatkan panitia kurban untuk menjaga kebersihan lingkungan selama proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban berlangsung.
"Mudah-mudahan seluruh proses pemotongan berjalan dengan tertib dan baik. Saya ingatkan juga, limbahnya jangan dibuang sembarangan," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Usai menyerahkan sapi kurban di Taman Sari, Rano melanjutkan kegiatan ke Jalan Hidup Baru III, Gang H. Jenni 2, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Wilayah tersebut sebelumnya meraih penghargaan juara sistem keamanan lingkungan atau siskamling tingkat Provinsi DKI Jakarta.
Dalam sambutannya, Rano mengapresiasi kekompakan warga RT 11/RW 7 Gandaria Utara dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurut dia, keamanan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat.
"Kalau Jakarta begini saja, barangkali Jakarta bisa nomor satu masalah keamanan. Kami bersyukur selama satu tahun di Jakarta ini, ternyata yang menjaga Jakarta itu adalah masyarakatnya," tuturnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menilai sistem keamanan yang diterapkan warga Gandaria Utara dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Jakarta. Berbagai inovasi keamanan telah diterapkan warga, mulai dari pelatihan siskamling, pemasangan CCTV, e-gate, GPS tracker, panic button alarm, hingga command center.
"Saya melihat, kalau sistem ini bisa diterapkan di setiap gang saja, minimal wilayah itu aman. Tetapi inovasi itu kalau tidak dilaksanakan dengan kemauan bersama tentu sulit," ucapnya.
Menurut Rano, partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan keamanan dan ketertiban kota. Ia menegaskan, aparat keamanan tidak akan bekerja maksimal tanpa dukungan warga.
"Tidak ada gunanya tentara dan polisi kalau masyarakat Jakartanya tidak peduli. Tapi begitu masyarakat Jakarta peduli, menjaga Jakarta menjadi tanggung jawab bersama," katanya.
Selain membahas keamanan lingkungan, Rano juga mendorong masyarakat dan pelaku UMKM mulai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Teknologi tersebut dinilai dapat membantu pelaku usaha membaca peluang pasar dan menentukan strategi pemasaran yang lebih efektif.
"Kalau AI yang kita siapkan ini dimanfaatkan, kita bisa tahu produk tertentu laku di daerah mana. Data itu bahkan bukan hanya di Indonesia, tetapi juga luar negeri," ujar Rano.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!