Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sapi Kurban Presiden Prabowo Bernama Bison Dinyatakan 100 Persen Sehat

📅 Senin, 25 Mei 2026, 08:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sapi Kurban Presiden Prabowo Bernama Bison Dinyatakan 100 Persen Sehat Doc: ANTARA
Ket. Seorang pengunjung sedang mengelus "Bison", sapi bantuan Presiden saat masih di MWC Farm Balikpapan.

BALIKPAPAN – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) menyatakan bahwa Bison, sapi kurban pilihan Presiden Prabowo Subianto, 100 persen sehat, sehingga memenuhi syarat disembelih dalam Idul Adha 1447 Hijriah.

"Kami jamin sapi berusia empat tahun dari bantuan Presiden Prabowo untuk warga Balikpapan ini 100 persen sehat, bebas dari segala jenis penyakit menular, dan memenuhi syarat mutlak untuk kurban," ujar Kepala DKP3 Kota Balikpapan, Sri Wahyuningsih, di Balikpapan, Senin (25/5).

Menurutnya, sapi jenis simental charolais seberat 1,05 ton bernama Bison ini lolos uji klinis dan kesehatan hewan secara ketat, dengan pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan.

Dari hasil pemeriksaan juga diterbitkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), sapi bantuan kemasyarakatan dari Presiden tersebut sehat dan bebas dari segala jenis penyakit menular.

Wahyuningsih mengapresiasi keberhasilan peternak lokal di RT 13, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, yang berhasil memproduksi sapi dengan standar kualitas nasional, hal ini menjadi bukti bahwa kualitas peternakan di Kota Balikpapan mengalami peningkatan besar.

Sementara itu, Anita, pemilik MWC Farm yang merawat Bison menjelaskan bahwa sapi tersebut awalnya didaftarkan untuk seleksi kurban kepresidenan sekitar satu setengah bulan lalu. Saat itu bobot awal 973 kilogram.

Selama proses kurasi intensif oleh kementerian terkait dan Sekretariat Negara secara daring, bobot sapi bertanduk sempurna tersebut melonjak drastis hingga mencapai 1.050 kilogram saat timbang akhir digital.

"Rahasia pertumbuhan yang cepat tersebut terletak pada kedisiplinan perawatan harian yang ketat dalam satu tahun terakhir, meliputi mandi dua kali sehari, pemberian pakan jomboran dua kali sehari, rumput tiga kali sehari, serta pemberian vaksin dan vitamin berkala," ujar Anita.

Ia mengatakan salah satu syarat wajib dari Sekretariat Negara adalah kondisi fisik sapi harus bertanduk utuh, kokoh dan sempurna tanpa cacat sedikit pun, selain aspek bobot dan kesehatan prima.

Sapi tersebut segera ditempatkan di Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center (BIC). Disembelih pada momentum Hari Raya Idul Adha, kemudian seluruh dagingnya dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Babak Pertama Skuad Garuda Harus Mencetak Gol

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Babak Pertama Skuad Garuda ...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.