Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

De Zerbi Minta Tottenham Bertarung Mati-Matian demi Selamat dari Degradasi

📅 Minggu, 24 Mei 2026, 06:00 WIB | Oleh:
De Zerbi Minta Tottenham Bertarung Mati-Matian demi Selamat dari Degradasi Doc: AFP
Ket. Roberto De Zerbi.

LONDON - Tottenham Hotspur menghadapi laga hidup-mati saat menjamu Everton pada pekan terakhir liga, Minggu (24/5) waktu setempat. Di tengah ancaman degradasi yang semakin nyata, pelatih Roberto De Zerbi menyerukan kepada skuad asuhannya untuk bertarung habis-habisan demi menyelamatkan masa depan klub.

Tottenham bisa terdegradasi ke Championship untuk pertama kalinya sejak musim 1977-1978 apabila kalah dari Everton dan di saat bersamaan West Ham United sukses menundukkan Leeds United.

Saat ini Spurs berada satu tingkat di atas zona merah dengan keunggulan dua poin atas West Ham. Hasil imbang sebenarnya berpeluang besar cukup untuk mengamankan posisi mereka karena unggul jauh dalam selisih gol.

Musim yang penuh gejolak kembali menghadirkan drama setelah kapten tim, Cristian Romero, memilih kembali ke Argentina untuk menjalani pemulihan cedera ketimbang mendampingi tim dalam laga penentuan. Keputusan itu memicu kritik tajam dari para pendukung Tottenham.

Namun De Zerbi menolak menjadikan absennya sejumlah pemain sebagai alasan.

“Saya tidak ingin membahas Romero atau Dejan Kulusevski. Mereka tidak bisa bermain dan mereka tidak ada di sini. Fokus saya ada pada Djed Spence, Randal Kolo Muani, dan Richarlison,” ujar pelatih asal Italia tersebut.

De Zerbi menegaskan pertandingan kontra Everton bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pertaruhan harga diri dan sejarah klub London Utara itu.

“Kami harus bermain dengan darah, karakter, dan semangat karena ini adalah final. Musim lalu mereka memainkan final yang hebat dan memenangkan trofi,” kata De Zerbi.

“Mungkin saat itu ada bonus. Tetapi besok tidak ada trofi dan tidak ada bonus. Yang ada adalah sesuatu yang lebih penting: masa depan klub.”

Menurut De Zerbi, ancaman degradasi harus menjadi pemantik semangat seluruh skuad untuk memberikan segalanya di lapangan.

“Yang dipertaruhkan adalah sejarah klub, kebanggaan para pemain, kebanggaan keluarga mereka, dan martabat kami semua. Karena itu saya tidak ingin membuang energi untuk memikirkan musim depan,” tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.