Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Perkuat Konektivitas 3TP & Kedaulatan Maritim di Utara Papua, KUPP Korido Lakukan Kolaborasi Penyusunan DED Bersama Pemprov Papua

28 Sabtu, 23 Mei 2026, 11:30 WIB | Oleh:
Perkuat Konektivitas 3TP & Kedaulatan Maritim di Utara Papua, KUPP Korido Lakukan Kolaborasi Penyusunan DED Bersama Pemprov Papua Perkuat Konektivitas 3TP & Kedaulatan Maritim di Utara Papua, KUPP Korido Lakukan Kolaborasi Penyusunan DED Bersama Pemprov Papua Doc: Dok. Istimewa

KORIDO – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Korido melakukan penguatan proses pengembangan pelabuhan dengan berkolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Papua dalam penyusunan Detail Engineering Design atau DED Pelabuhan Korido. 

Dimana kegiatan ini dilakukan oleh Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang serta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah guna memperkuat layanan distribusi logistik dan kepelabuhanan di wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP) melalui Pengembangan Jangka Pendek Pelabuhan Korido yang meliputi studi dan analisis perpanjangan dermaga, area walkway, terminal penumpang, kantin, pagar dan area komersil untuk tahun anggaran 2027.

Langkah strategis ini ditandai penelitian teknis dan peninjauan lapangan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Papua, Matius Derek Fakhiri bersama Tim Teknis dari Dinas Perhubungan, Dinas PUPR dan Baperida di dermaga dan area komersil serta Kantor UPP Korido, di Distrik Supiori Selatan, Supiori, Jumat (22/4). 

Gubernur Papua, Fakhiri sampaikan bahwa kolaborasi kerja sama ini merupakan momentum bersejarah karena menjadi kolaborasi pertama di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua dalam penyusunan DED pengembangan suatu pelabuhan yaitu Pelabuhan Korido untuk memperkuat jalur disribusi logistik dan pergerakan angkutan laut di Papua khususnya di Supiori yang masuk wilayah 3TP 

"Untuk itu saya mengajak kita semua untuk mendukung pembangunan Pelabuhan Korido di tanah ini, supaya terus berkembang dan menjadi pelabuhan yang maju, profesional dan membanggakan, ungkapnya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (23/5).

Fakhiri menamabahkan karena dari pelabuhan yang produktif akan terbangun konektivitas yang hebat sehingga pertumbuhan ekonomi terus berkembangan dan berkelanjutan demi masa depan generasi mendatang melalui kemaritiman yang handal untuk Papua cerdas, sejahtera dan harmoni.

Sementara itu, Kepala KUPP Kelas III Korido Willem Thobias Fofid, menyampaikan bahwa Pelabuhan Korido memiliki peran strategis di Kawasan Pasifik sebagai pintu gerbang logistik dan penggerak ekonomi bagi seluruh wilayah kepulauan di utara Papua. 

“Tantangan geografis seringkali menjadi kendala dalam aksesbilitas dan konektivitas, sehingga dengan pengembangan Pelabuhan Korido yaitu dengan adanya perpanjang dermaga dapat menambah kapasitas operasional pelabuhan dalam melayani kapal-kapal dengan berukuran besar dan pembangunan kantin, terminal penumpang serta area walkway dan area komersil dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat sebagai penumpang dan juga pelaku usaha masyarakat lokal,” katanya.

Willem juga menjelaskan melalui sinergi ini dalam penyusunan dan finalisasi dokumen DED ini dapat memperkuat persyaratan dalam pengembangan pelabuhan kedepannya dan sinergi ini adalah jawaban atas tantangan keterbatasan infrastruktur di wilayah perbatasan.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Matius Wally yang juga merupakan Ketua Tim Teknis Penyusunan DED, menambahkan bahwa sinergi dan kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan sinergitas layanan kepelabuhanan dan angkutan di perairan. 

“Pemanfaatan teknologi operasional diharapkan mampu menghadirkan konektivitas layanan pelabuhan yang handal, terutama di wilayah yang selama ini sulit dijangkau oleh jaringan terestrial," ungkapnya.

Lebih dari itu, Wally menjelaskan bahwa penguatan kedaulatan maritim dengan adanya pengiriman komoditi unggulan daerah melalui Pelabuhan Korido menjadikan perekenomian semakin maju dan operasional pelabuhan, pergerakan kapal dan aktivitas pelabuhan, serta layanan angkutan laut merupakan aset strategis negara yang harus dikelola secara aman, terintegrasi, dan berdaulat. jelasnya. 

20260523111624_WhatsApp-Image-2026-05-23-at-11.05.47.jpeg

Lebih lanjut, KUPP atau Syahbandar Korido ini, Willem menambahkan berharap kolaborasi ini dapat terus berkelanjutan dan sinergi dalam penyusunan DED, kami terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi teknologi yang inklusif, berkelanjutan, dan dapat menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan. 

“Semoga kolaborasi ini berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara, optimistis penguatan kedaulatan data pergerakan kapal dan aktivitas pelabuhan akan semakin aman dan terintegrasi, sekaligus memperkuat aspek pengawasan serta keselamatan pelayaran di wilayah timur Indonesia,” tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Inggris Berencana Hidupkan ...
Luar Negeri
Jerman Siapkan Pasukan Khus...
Megapolitan
Dishub Tangsel Tindak Parki...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi  Triliunan Rupiah

RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi Triliunan Rupiah

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.