Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IEA: Pasar Minyak Berisiko Memasuki 'Zona Merah' pada Juli dan Agustus Jika Tak Ada Kemajuan di Timur Tengah

📅 Jumat, 22 Mei 2026, 14:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
IEA: Pasar Minyak Berisiko Memasuki 'Zona Merah' pada Juli dan Agustus Jika Tak Ada Kemajuan di Timur Tengah Doc: ISNA via AP
Ket. ebuah kapal patroli bergerak di perairan sementara kapal-kapal kargo berlabuh di Selat Hormuz di lepas pantai Bandar Abbas, Iran, Sabtu, 2 Mei 2026.

LONDON - Kepala Badan Energi Internasional (IEA) memperingatkan bahwa pasar minyak dunia berisiko memasuki "zona merah" pada musim panas mendatang jika tidak ada kemajuan dalam mengakhiri perang di Timur Tengah.

"Kita mungkin akan memasuki zona merah (dalam hal pasokan) pada bulan Juli atau Agustus jika kita tidak melihat adanya perbaikan dalam situasi (perang)," kata Kepala IEA Fatih Birol di lembaga kajian Chatham House di London, Kamis (21/5).

Iran secara efektif menghentikan lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz sebagai balasan atas serangan AS dan Israel yang diluncurkan pada akhir Februari, yang mencekik lalu lintas minyak dan gas serta menyebabkan harga melonjak.

Meskipun surplus minyak di pasar sebelum perang telah membantu menyerap guncangan energi, "stoknya semakin menipis," kata Birol.

Dia memperingatkan, akan butuh "waktu yang lama" agar kapasitas produksi dan pengolahan kembali ke tingkat sebelum perang.

Sebelumnya, Birol mengatakan stok minyak komersial menurun "sangat cepat", bahkan dengan pelepasan cadangan strategis oleh pemerintah di seluruh dunia.

IEA telah mengoordinasikan pelepasan 426 juta barel dari stok darurat oleh 32 negara anggotanya, dan mengatakan bulan ini bahwa sekitar 164 juta barel telah ditarik.

Gencatan senjata pada tanggal 8 April menghentikan perang, tetapi upaya negosiasi sejauh ini gagal menghasilkan perjanjian perdamaian yang langgeng, sehingga membebani perekonomian dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Mesir Bongkar Makam Mewah y...
Luar Negeri
Genjot Manufaktur AS, Trump...
Luar Negeri
Sudan Melawan, Tolak Keras ...
Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.