Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamenekraf Sebut RI Harus Jadi 'Leader'dan Kreator Industri Gim Sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi

📅 Kamis, 21 Mei 2026, 19:38 WIB | Oleh:
Wamenekraf Sebut RI Harus Jadi 'Leader'dan Kreator Industri Gim Sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi Doc: ANTARA/HO-Udinus
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/ Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Irene Umar bersama Rektor Udinus Semarang Prof Pulung Nurtantio Andono, saat meresmikan Dinusverse, di kampus Udinus, Semarang, Kamis (21/5).

SEMARANG - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Irene Umar menyebutkan industri gim saat ini menjadi salah satu mesin pertumbuhan baru ekonomi kreatif (ekraf).

"Indonesia jangan lagi menjadi pengikut dan hanya menjadi pasar. Kita harus menjadi 'leader' di luar sana dan menjadi kreator," Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar di Semarang, Kamis (21/5).

Hal tersebut disampaikannya saat meresmikan "Dinusverse", yakni inovasi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang berupa platform pembelajaran berbasis virtual world dan immersive learning yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman kampus digital generasi masa depan.

Masih berkaitan dengan industri gim, katanya, pasar yang tumbuh dari industri itu tidak hanya di Indonesia, tetapi juga dunia.

Data platform Roblox menunjukkan sepanjang Maret 2024 hingga 2025, platform tersebut menyalurkan satu miliar dolar AS kepada para kreator di seluruh dunia.

Ia mengapresiasi Dinusverse sebagai inovasi yang dilakukan Udinus dalam menghadirkan pendekatan pendidikan berbasis teknologi "immersive" dan "virtual ecosystem".

Menurut dia, Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar dalam industri kreatif digital, tetapi harus mampu menjadi kreator dan pemimpin di tingkat global.

Melalui Dinusverse karya Udinus, ia berharap mahasiswa Indonesia mampu masuk dan bersaing di pasar industri gim global.

"Karena integrasi teknologi virtual world dalam pendidikan dinilai menciptakan peluang besar untuk memperkuat talenta kreatif nasional di era ekonomi digital," katanya.

Rektor Udinus Prof Dr Pulung Nurtantio Andono menjelaskan bahwa inovasi tersebut dibangun menggunakan platform Roblox yang memungkinkan mahasiswa mengikuti berbagai kegiatan kampus.

Seperti, menjelajahi lingkungan kampus, mengikuti kelas virtual, berinteraksi dalam komunitas, hingga mengembangkan proyek inovatif.

“Dinusverse merupakan bagian dari pengembangan next generation learning experience platform yang kami bangun bersama mahasiswa lintas disiplin, mulai dari DKV, animasi, hingga Informatika," katanya.

Platform tersebut memanfaatkan pendekatan gim bukan hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi yang lebih menyenangkan, interaktif, dan relevan dengan karakter generasi digital saat ini.

Ia menambahkan bahwa Dinusverse dikembangkan sebagai ruang pembelajaran imersif yang memungkinkan aktivitas perkuliahan, interaksi komunitas, hingga sistem penghargaan mahasiswa dilakukan dalam ekosistem virtual berbasis teknologi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
JD Vance Tunda Perjalanan k...
Daerah
Bulog Timika: Stok Beras Am...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.