Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rumput Laut Sarawandori Jadi Sektor Unggulan Papua

📅 Kamis, 21 Mei 2026, 16:35 WIB | Oleh:
Rumput Laut Sarawandori Jadi Sektor Unggulan Papua Doc: ANTARA/HO- Pemprov Papua
Ket. Gubernur Papua Mathius Fakhiri bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Papua Iman Djuniawal bersama instansi terkait saat melakulan penanaman rumput laut di Kampung Sarawandori, Kepulauan Yapen, Papua, Rabu (20/5).

JAYAPURA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menjadikan budidaya rumput laut di Kampung Sarawandori 1 dan 2, Kabupaten Kepulauan Yapen, sebagai salah satu sektor unggulan ekonomi masyarakat pesisir.

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri di Jayapura, Kamis, mengatakan kawasan Sarawandori memiliki potensi besar dalam pengembangan rumput laut karena masyarakat setempat telah lama menekuni usaha tersebut secara turun-temurun.

“Kampung Sarawandori 1 dan 2 merupakan tempat penghasil rumput laut yang ada di Papua oleh sebab itu hal ini tinggal bagaimana di kembangkan dengan baik agar berpotensi dilakukan ekspor," katanya.

Menurut Mathius, untuk itu pihaknya meminta OPD terkait agar membantu mengembangkan budidaya rumput laut mulai dari peningkatan produksi hingga pemasaran agar mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat dan daerah.

“Kami sebagai pemerintah provinsi untuk menguatkan Kabupaten Yapen agar terus mengembangkan budidaya rumput laut yang nanti mempunyai nilai ekonomis, baik untuk rumah tangga maupun PAD daerah,” ujarnya.

Dia menjelaskan Pemprov Papua akan membantu membangun mata rantai distribusi dan pemasaran sehingga hasil panen masyarakat memiliki nilai jual lebih tinggi.

"Dan kami juga berencana membangun pabrik pengolahan rumput laut di wilayah tersebut guna meningkatkan kualitas produk turunan rumput laut dari Papua," katanya lagi.

Dia menambahkan selain Kampung Sarawandori, kawasan Ambai juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sentra budidaya rumput laut berikutnya. Karena itu pemerintah provinsi akan mendukung penyediaan bibit berkualitas serta mendorong keterlibatan UMKM dan TP PKK dalam pengembangan produk lokal berbahan rumput laut.

"Dengan begitu hasil dari rumput laut di Papua nantinya dapat mendukung program strategis nasional, termasuk penyediaan makanan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Papua Mathius Fakhiri melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Yapen dengan mengunjungi Kampung Sarawandori guna melihat langsung hasil rumput lau bersama pimpinan OPD Pemerintah Provinsi Papua, pada Rabu (20/5).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Harga Tiket Final US Open S...
Megapolitan
LRT Jabodebek Targetkan 30 ...
Olahraga
Marc Marquez Menangi MotoGP...

Negara-Negara BRICS Bersatu Bela Kedaulatan Suriah

53 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Negara-Negara BRICS Bersatu...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.