Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lampaui Target, Imigrasi Terbitkan 1.274 Golden Visa dengan Realisasi Investasi Rp52,1 Triliun

📅 Kamis, 21 Mei 2026, 14:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lampaui Target, Imigrasi Terbitkan 1.274 Golden Visa dengan Realisasi Investasi Rp52,1 Triliun Doc: ANTARA
Ket. Arsip foto - Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko (dua kiri) di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menerbitkan 1.274 Golden Visa per 18 Mei 2026, dengan nilai realisasi investasi sebesar Rp52,1 triliun.

Direktur Jenderal Imigrasi Kemenimipas Hendarsam Marantoko menyebut jumlah itu sudah melebihi target sebanyak 1.000 penerbitan Golden Visa, sejak Juli 2024.

"Selain menunjukkan peningkatan kepercayaan global terhadap Indonesia, kebijakan ini telah memberikan dampak nyata terhadap perekonomian nasional," ucap Hendarsam saat memberikan sambutan dalam acara Sosialisasi Golden Visa dalam rangka Peningkatan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional, di Jakarta, Kamis (21/5).

Hendarsam membeberkan penerbitan Golden Visa terbanyak diberikan kepada warga negara asing (WNA) maupun diaspora dari Amerika Serikat, yang disusul dengan Tiongkok, Taiwan, Australia, Rusia, Belanda, Inggris, Jepang, dan Korea Selatan.

Berkat penerbitan visa tersebut, kata dia, realisasi investasi diterima dari berbagai kategori pemegang Golden Visa, yakni investor perusahaan, investor individu, second home (rumah kedua), eks warga negara Indonesia (WNI), keturunan eks WNI, hingga korporasi.

Dari penerbitan Golden Visa, ia mencatat terdapat pula Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar lebih dari Rp16,3 miliar.

"Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan Golden Visa tidak hanya mendukung kemudahan investasi, tetapi juga memberikan kontribusi langsung terhadap penerimaan negara," katanya.

Golden Visa merupakan fasilitas izin tinggal bagi WNA yang memungkinkan mereka untuk masuk dan menetap di Indonesia dalam jangka waktu lima hingga 10 tahun.

Sebaiknya Anda baca juga:

Hendarsam menjelaskan kebijakan itu merupakan bentuk keberpihakan pemerintah dalam mendorong peningkatan investasi berkualitas, transfer pengetahuan, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan daya saing Indonesia di tingkat global.

Dikatakan bahwa Golden Visa dirancang dengan prinsip kebijakan selektif (selective policy) yang akan tetap mengedepankan aspek keamanan negara dan pemanfaatan ekonomi, serta keberlanjutan pembangunan nasional.

"Oleh karena itu, Ditjen Imigrasi terus memperkuat tata kelola pelayanan Golden Visa agar berjalan secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kemudahan investasi," kata Hendarsam.

Kendati demikian, ia menyadari keberhasilan implementasi Golden Visa tidak dapat dilakukan sendiri oleh Ditjen Imigrasi sehingga diperlukan sinergi dan kolaborasi lintas sektor, baik dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, pelaku usaha, asosiasi, maupun masyarakat internasional.

Untuk itu melalui kegiatan sosialisasi, Hendarsam berharap seluruh pemangku kepentingan memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai kebijakan dan mekanisme Golden Visa tersebut, persyaratan dan fasilitas yang diberikan, peluang pemanfaatan bagi investor dan talenta global, serta pengawasan dan pengendalian yang dilakukan oleh pemerintah.

Dalam acara sosialisasi, Ditjen Imigrasi menyediakan konter khusus sebagai sarana konsultasi teknis yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh peserta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemerintah Provinsi DKI Jak...

Indonesia-Arab Saudi Perluas Kerja Sama Sektor Transportasi

29 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Luar Negeri
Indonesia-Arab Saudi Perlua...
Megapolitan
Disperindag: Harga Komodita...

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Purwokerto Mulai Naik

51 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Sejumlah Kebutuhan Po...

Menkeu Purbaya Pastikan Tak Naikkan Tarif Pajak

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Ekonomi
Menkeu Purbaya Pastikan Tak...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.