Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Selidiki Pencurian Set Gamelan di SMP Satu Atap Kudus

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 15:58 WIB | Oleh:
Polisi Selidiki Pencurian Set Gamelan di SMP Satu Atap Kudus Doc: ANTARA/HO-Humas Polres Kudus
Ket. Tim Inafis Polres Kudus sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan SMP Satu Atap (Satap) Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Senin (18/5).

KUDUS -- Kepolisian Resor Kudus, Jawa Tengah, masih menyelidiki kasus pencurian perangkat gamelan yang digunakan untuk kegiatan ekstrakurikuler karawitan di SMP Satu Atap (Satap) Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. 

"Pencurian gamelan di SMP Satu Atap Desa Wonosoco itu diketahui pada Senin (18/5) sekitar pukul 08.30 WIB saat guru hendak mengambil alat untuk kegiatan ekstrakurikuler karawitan," kata Kapolsek Undaan AKP Uji Andi Haryono di Kudus, Senin. 

Ia mengatakan Tim Inafis Polres Kudus sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan serta mengumpulkan keterangan saksi. 

Dari hasil pengecekan, sejumlah instrumen gamelan yang hilang di antaranya empat rancak bonang, satu set saron pelog, satu set saron slendro, lima kenong, satu set peking, satu set demung, serta satu unit gong. 

"Nilai kerugiannya ditaksir mencapai Rp20 juta," ujarnya. 

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa alat ganco yang diduga digunakan pelaku untuk mencongkel jendela. 

Ia mengatakan kasus tersebut masih dalam penyelidikan, untuk mengungkap pelaku pencurian. 

Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di lingkungan sekolah dan fasilitas umum. 

Selain itu, pihaknya juga meminta pengamanan diperketat, gunakan kunci ganda dan aktifkan siskamling. 

"Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian,” ujarnya.

Sementara itu, Guru SMP Satu Atap Desa Wonosoco Kusumaningsih (45) mengatakan awalnya dirinya membuka ruang penyimpanan gamelan. Namun, kondisi di dalam sudah berantakan dan sejumlah instrumen hilang. 

"Saat pintu dibuka, terlihat barang sudah acak-acakan dan beberapa gamelan tidak ada," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.