Pemkot Jaktim Dorong Digitalisasi UMKM Lewat Bimtek Ekonomi Kreatif
📅 Selasa, 19 Mei 2026, 13:40 WIB | Oleh: SriyonoJAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) melalui Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) mendorong percepatan digitalisasi usaha mikro melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pengembangan ekonomi kreatif tahun 2026.
"Dalam bimbingan ini juga diajarkan soal digitalisasi. Bagaimana nanti semuanya bisa disatukan dalam sebuah aplikasi yang mendukung usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari hulu sampai hilir," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin dalam pembukaan kegiatan bimbingan teknis pengembangan ekonomi kreatif tahun 2026 di Jakarta Timur, Selasa (19/5).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 300 pelaku Jakpreneur binaan Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Timur mendapatkan pelatihan terkait pengembangan usaha berbasis digital.
Munjirin mengatakan transformasi digital menjadi salah satu fokus utama Pemkot Jakarta Timur dalam meningkatkan daya saing UMKM di tengah ketatnya persaingan pasar saat ini.
Menurut dia, perkembangan teknologi menuntut pelaku usaha untuk lebih adaptif dalam menjalankan bisnis, khususnya dalam pemasaran produk dan pengembangan jaringan usaha.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelatihan yang diberikan dalam kegiatan itu tidak hanya sebatas teori, tetapi juga diarahkan pada implementasi praktik usaha yang sesuai dengan kebutuhan pasar digital.
Selain itu, Munjirin menjelaskan, konsep digitalisasi yang tengah dikembangkan Pemkot Jakarta Timur nantinya mencakup berbagai aspek usaha, mulai dari pemasaran produk, akses permodalan, hingga penguatan jejaring bisnis.
"Pemasaran memerlukan orang yang bisa memasarkan, lalu untuk menambah modal juga memerlukan sumber-sumber pembiayaan. Semuanya mulai dijalankan di Jakarta Timur," jelas Munjirin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain digitalisasi, peserta bimtek juga mendapatkan pembekalan mengenai strategi pengelolaan usaha, seperti teknik pengemasan produk, pengaturan keuangan, dan pengembangan manajemen usaha.
Munjirin berharap melalui pelatihan tersebut, pelaku Jakpreneur mampu naik kelas dan memperluas pasar usaha mereka.
"Harapannya, para pelaku usaha ini semakin berkembang dan dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi di Jakarta Timur," ucap Munjirin.
Materi yang diberikan dalam pelatihan itu pun tidak hanya berfokus pada pengembangan produk, tetapi juga mencakup penguatan manajemen usaha secara menyeluruh.
Para peserta dibekali pengetahuan mengenai akses permodalan, strategi pemasaran, teknik pengemasan produk (packaging), serta pengelolaan keuangan usaha.
Menurut Munjirin, penguatan kapasitas sumber daya manusia merupakan salah satu langkah penting agar pelaku UMKM di Jakarta Timur mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi yang semakin kompetitif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!