Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Prakirakan Kota-kota Besar di Indonesia Diguyur Hujan Ringan hingga Lebat pada Selasa

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 08:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Prakirakan Kota-kota Besar di Indonesia Diguyur Hujan Ringan hingga Lebat pada Selasa Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah karyawati menyeberangi jalan yang tergenang air saat hujan ringan di depan gedung perkantoran.

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang, hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Selasa (19/5).

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, Selasa (19/5), prakirawan BMKG, Bintari A, menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang di Samudra Hindia Barat Aceh, Sumatera Utara, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Laut Halmahera, dan Samudra Pasifik utara Maluku Utara.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan beberapa kota besar berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, yakni di wilayah Manado dan Nabire.

Sementara itu, beberapa kota besar lainnya mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu wilayah Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, Jakarta, Serang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Mamuju, Palu, Gorontalo, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.

Adapun kota besar yang diprakirakan hanya mengalami kondisi berawan pada hari ini, yakni wilayah Jambi, Bengkulu, Semarang, dan Pontianak.

Sebelumnya, pada Senin (19/5), BMKG menyebut gelombang tinggi berpotensi terjadi di sejumlah perairan Sumatera Utara (Sumut) pada 19 hingga 22 Mei 2026, yang harus diwaspadai, karena dapat mengganggu pelayaran.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Dasmian Sulviani di Medan, Senin, mengatakan gelombang tinggi yang dapat mencapai 1,25 hingga 2,5 meter tersebut dapat terjadi di Perairan Barat Kepulauan Batu, Perairan Barat Kepulauan Nias, dan Samudra Hindia barat Kepulauan Nias.

Ia mengemukakan terdapat sirkulasi siklonik di Samudera Hindia barat Kepulauan Nias yang berpotensi mendukung pertumbuhan pola angin di wilayah perairan Sumatera Utara pada umumnya bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan berkisar antara 6–22 Knot.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Luar Negeri
Korsel Desak Penghentian Pr...
CUACA EKSTREM

California Umumkan Darurat El Nino

54 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
California Umumkan Darurat ...
Luar Negeri
Topan Dujuan Terjang Wilaya...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.