Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banjir Satu Meter Lebih Merendam Kebon Pala Jakarta Timur pada Selasa pagi

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 10:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Satu Meter Lebih Merendam Kebon Pala Jakarta Timur pada Selasa pagi Doc: ANTARA
Ket. Banjir merendam permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Selasa (19/5/2026).

JAKARTA – Permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pada Selasa pagi dengan ketinggian air mencapai sekitar 140 sentimeter (cm) atau satu meter lebih.

"Pagi ini, sekarang air sudah mencapai sekitar satu meter-an, naik terus airnya, sekitar udah 140 cm," kata Ketua RT 13/RW 04 Kampung Melayu Sanusi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (19/5).

Banjir tersebut dipicu oleh curah hujan yang terjadi sejak Senin (18/5) siang hingga sore. Ketinggian air terus bertambah dan merendam rumah-rumah warga yang berada di wilayah rendah.

Sanusi mengatakan hujan dengan intensitas cukup tinggi kerap turun hampir setiap hari dalam beberapa waktu terakhir, terutama pada sore hingga malam hari.

"Air mulai naik sekitar pukul 04.00 WIB pagi tadi. Penyebabnya, hujan dan kiriman dari Bogor dan Depok," jelas Sanusi.

Menurut dia, banjir di wilayah Kebon Pala sudah menjadi kejadian berulang dalam beberapa hari terakhir. 

Pola hujan yang sama itu membuat genangan air sulit surut secara optimal, sehingga kembali meningkat saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

Meskipun ketinggian air sudah mencapai satu meter, saat ini warga masih bertahan di rumah masing-masing dan belum ada yang mengungsi. Sanusi memastikan situasi masih aman dan terkendali.

"Belum ada yang mengungsi, masih bertahan di lantai dua, masih aman," ucap Sanusi.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) wilayah Jakarta Timur terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak serta menyiagakan personel untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan air.

"Sedang ditangani oleh pihak kelurahan setempat bersama petugas PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum), TRC (Tim Reaksi Cepat) BPBD, Dinas Sumber Daya Air, Satpol PP setempat, Tagana, dan Gulkarmat (Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan)," kata Kepala Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kota Administrasi Jakarta Timur Rangga Bima Setiawan saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa.

Dia pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.