Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Musyrif Diny Kemenhaj Ingatkan Jamaah Fokus Persiapan Wukuf Puncak Haji

📅 Senin, 18 Mei 2026, 17:57 WIB | Oleh:
Musyrif Diny Kemenhaj Ingatkan Jamaah Fokus Persiapan Wukuf Puncak Haji Doc: ANTARA/Citro Atmoko
Ket. Jamaah calon haji dari berbagai negara bersiap menjalankan shalat maghrib di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Rabu (13/5) waktu setempat.

JAKARTA - Musyrif Diny (Konsultan Ibadah) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI Asrorun Niam Sholeh meminta jamaah calon haji Indonesia untuk memperbanyak ibadah, menjaga kesehatan, dan memperdalam pemahaman manasik menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

“Jangan hanya sekadar berangkat ke Tanah Suci tanpa membekali diri dengan ilmu manasik haji. Karena haji adalah ibadah mahdhah yang harus memenuhi syarat, rukun, serta ketentuan keagamaan,” kata Asrorun Niam yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa dalam keterangannya di Jakarta, Senin (18/5).

Saat ini jamaah calon haji Indonesia gelombang pertama telah berada di Makkah Al-Mukarramah. Sementara jamaah gelombang kedua diberangkatkan dari Tanah Air langsung menuju Makkah.

Asrorun meminta jamaah memperbanyak zikir, munajat, dan shalat berjamaah selama berada di Tanah Haram. Bagi jamaah yang sehat dan akan melaksanakan shalat di Masjidil Haram mesti memanfaatkan fasilitas transportasi yang tersedia serta memperhatikan kondisi kesehatan.

Adapun jamaah yang memiliki uzur dapat melaksanakan shalat berjamaah di masjid sekitar tempat tinggal masing-masing di Makkah.

Ia menegaskan seluruh pemondokan jamaah Indonesia berada di kawasan Tanah Haram yang memiliki keutamaan tersendiri, tidak terbatas hanya di area Masjidil Haram.

Selain itu pembimbing ibadah diminta mengintensifkan pembekalan fikih haji praktis kepada jamaah, terutama terkait syarat dan rukun haji, kewajiban yang harus dilaksanakan, larangan yang perlu dihindari, serta amalan-amalan sunnah pada waktu dan tempat tertentu.

Asrorun Niam juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik menjelang puncak ibadah haji.

“Jangan memforsir diri, aji mumpung. Fokus dan prioritaskan persiapan rangkaian ibadah haji mulai 8 sampai 13 Zulhijah, terutama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” ujarnya.

Menurut dia, ibadah haji tidak hanya merupakan ibadah ruhaniyah, tetapi juga ibadah jasmaniyah yang membutuhkan kebugaran fisik serta ibadah maliyah yang memerlukan kesiapan biaya.

Ia juga mengajak jamaah untuk mendoakan kelancaran pelaksanaan ibadah haji, keselamatan keluarga, serta kedamaian dan kesejahteraan bangsa Indonesia.

“Jangan lupa mendoakan Presiden dan para pemimpin negeri untuk dapat memimpin dan membangun bangsa Indonesia dengan adil, bijaksana,” kata Asrorun Niam. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.