Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Awas Cuaca Ekstrem Dadakan, BMKG Deteksi Fenomena MJO Intai Jogja 18-20 Mei, Ini Wilayah Terdampak

📅 Minggu, 17 Mei 2026, 18:42 WIB | Oleh:
Awas Cuaca Ekstrem Dadakan, BMKG Deteksi Fenomena MJO Intai Jogja 18-20 Mei, Ini Wilayah Terdampak Doc: ANTARA/HO-Humas BMKG Yogyakarta
Ket. Update radar cuaca wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

YOGYAKARTA - Warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk kembali bersiaga dan meningkatkan kewaspadaan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi aktifnya fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) Fase 3 yang berpotensi memicu hujan serta perubahan cuaca ekstrem secara tiba-tiba di sejumlah wilayah DIY selama periode 18 hingga 20 Mei 2026. Fenomena ini membuat suhu muka laut di selatan Jawa menghangat, sehingga masyarakat diminta untuk tidak lengah terhadap kondisi langit yang bisa berubah dalam waktu singkat.

"Hasil analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta mengidentifikasi MJO, Fase 3 (Indian Ocean), berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di Indonesia, aktif secara spasial termasuk sebagian wilayah Jawa," kata Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta Feriomex Hutagalung dalam keterangan di Yogyakarta, Minggu.

Fenomena tersebut mengakibatkan suhu muka laut baik di Laut Jawa dan Samudera Hindia selatan Jawa terpantau relatif hangat, yakni 28 sampai 29 derajat Celcius, sehingga mendukung ketersediaan uap air di atmosfer.

Selain itu, kata dia, pola angin timuran mendominasi seluruh wilayah Pulau Jawa.

"Dan kelembapan udara pada ketinggian 1 sampai 3 km (paras 850 dan 700 mb) berkisar 40 hingga 90 persen, mulai kering, mengurangi pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah DIY," katanya.

Atas pertimbangan ini, BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta memprakirakan cuaca wilayah DIY periode 18-20 Mei 2026. Pada 18 Mei, potensi hujan ringan di Sleman utara dan Kulon Progo utara, tinggi gelombang laut 1,25-2,5 meter (kategori sedang).

Pada 19 Mei, potensi hujan ringan di Sleman bagian utara, Bantul bagian utara, Kota Yogyakarta dan Kulon Progo bagian utara. Sementara tinggi gelombang laut antara 1,25–2,5 meter (kategori sedang).

Pada 20 Mei, potensi hujan sedang di Sleman bagian utara, Kulon Progo bagian utara, dan Gunungkidul bagian utara. Sementara tinggi gelombang laut berkisar 1,25 sampai 2,5 meter (kategori sedang).

"BMKG mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba tiba dalam durasi singkat," katanya.

BMKG mengimbau masyarakat memperbaharui informasi cuaca berkala melalui kanal resmi BMKG. Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini dengan wilayah lebih terperinci, dapat mengakses website https://www.bmkg.go.id.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.