Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kelompok HAM: Korban Tewas dalam Protes di Iran Mendekati 6.000 Orang

📅 Selasa, 27 Jan 2026, 02:15 WIB | Oleh:
Kelompok HAM: Korban Tewas dalam Protes di Iran Mendekati 6.000 Orang Doc: AFP/ATTA KENARE
Ket. Seorang pria berjalan melewati sebuah gedung di Saderat Bank yang dibakar beberapa waktu lalu saat terjadi aksi protes di Iran. Pada Senin (26/1) sebuah kelompok HAM mengatakan bahwa mereka telah mengkonfirmasi kematian 5.848 orang dalam gelombang aksi protes di Iran.

PARIS - Sebuah kelompok hak asasi manusia (HAM) yang berbasis di Amerika Serikat (AS) pada Senin (26/1) mengatakan bahwa mereka telah mengkonfirmasi kematian 5.848 orang dalam gelombang aksi protes di Iran yang ditindas oleh pasukan keamanan.

 “Kami telah mengkonfirmasi bahwa 5.848 orang telah tewas, termasuk 5.520 demonstran, 77 anak di bawah umur, 209 anggota pasukan keamanan, dan 42 warga sipil,” ungkap Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA).

Kelompok tersebut juga menambahkan bahwa mereka masih menyelidiki 17.091 kemungkinan korban jiwa lainnya.

Laporan itu juga menyatakan bahwa setidaknya 41.283 orang telah ditangkap selama aksi protes di Iran tersebut.

Aksi protes yang dimulai sejak akhir Desember itu dipicu oleh keluhan ekonomi tetapi berubah menjadi gerakan massa melawan republik Islam, dengan demonstrasi jalanan besar-besaran selama beberapa hari dimulai 8 Januari lalu.

Kelompok-kelompok HAM menuduh pihak berwenang melakukan tindakan keras yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan menembak langsung para demonstran.

LSM yang melacak jumlah korban mengatakan tugas mereka terhambat oleh pemadaman internet yang telah berlangsung selama 18 hari. Lembaga pemantau internet Netblocks mengkonfirmasi bahwa pemadaman internet masih berlangsung dan mengatakan bahwa pemadaman tersebut dimaksudkan untuk menutupi luasnya penindakan brutal terhadap warga sipil.

LSM lain yang berbasis di Norwegia, Iran Human Rights (IHR), mengatakan telah mendokumentasikan setidaknya 3.428 pembunuhan demonstran oleh pasukan keamanan dan memperingatkan bahwa jumlah korban jiwa pada akhirnya berisiko mencapai 25.000 jiwa. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Olahraga
Alwi Tersingkir dari French...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.