Kemenperin Gandeng Raksasa Teknologi Tiongkok, SDM Industri RI Siap Naik Kelas

Sabtu, 16 Mei 2026, 08:28 WIB

JAKARTA– Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus menggenjot pengembangan sumber daya manusia industri untuk menjaga daya saing sektor manufaktur nasional di kancah global. Salah satu strateginya adalah memperluas kolaborasi internasional di bidang pendidikan dan pelatihan vokasi berbasis teknologi serta transformasi digital.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut sektor manufaktur Indonesia masih menunjukkan ketahanan di tengah gejolak geopolitik dan geoekonomi global. Pada April 2026, Indeks Kepercayaan Industri berada di zona ekspansi 51,75. 

Ket. Foto: Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita terus menggenjot pengembangan sumber daya manusia industri untuk menjaga daya saing sektor manufaktur nasional di kancah global. Salah satu strateginya adalah memperluas kolaborasi internasional di bidang pendidikan dan pelatihan vokasi berbasis teknologi serta transformasi digital — Sumber: istimewa

Di triwulan I 2026, sektor manufaktur tumbuh 5,04% dan menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi nasional dengan kontribusi 1,03%. Indeks Kondisi dan Prospek Bisnis Industri Manufaktur yang dirilis BPS juga tercatat di level 51,37 pada periode yang sama.

“Pemerintah terus menjaga momentum pertumbuhan industri manufaktur nasional. Kuncinya adalah menyiapkan SDM industri yang kompeten, adaptif terhadap teknologi, dan mampu bersaing secara global,” ujar Menperin di Jakarta, Rabu (13/5).

Ia menambahkan, peningkatan kualitas pendidikan vokasi menjadi prioritas untuk mendukung transformasi manufaktur menuju era Industri 4.0. Karena itu, Kemenperin melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri aktif memperluas kerja sama dengan mitra strategis, termasuk dari Tiongkok.

Ekosistem SDM Industri

Sebagai wujud konkret, BPSDMI bersama Irootech Technology Co., Ltd. menggelar Pelatihan Industri 4.0 pada 11–12 Mei 2026. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa, mahasiswa, dan tenaga pengajar vokasi terkait penerapan Industri 4.0.

Kepala BPSDMI Doddy Rahadi menilai kerja sama dengan Irootech merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem SDM industri yang sesuai kebutuhan masa depan.

“Industri 4.0 sudah menjadi kebutuhan, bukan lagi pilihan. Penguatan kompetensi SDM harus terus dilakukan agar Indonesia bisa mencetak talenta industri yang unggul dan kompetitif,” kata Doddy.

Lebih dari 250 peserta mengikuti pelatihan ini, terdiri dari pengajar, siswa, dan mahasiswa dari unit pendidikan Kemenperin serta perguruan tinggi lain. Kegiatan berlangsung secara daring dan luring, dengan praktik langsung di Tiongkok untuk peserta dari UNSIKA dan POLMAN Bandung.

Direktur Pusat Pengembangan Pendidikan Industri Mekanik Tiongkok, Zheng Limei, mengatakan program ini menjadi implementasi nyata kerja sama ekonomi digital Indonesia–Tiongkok, khususnya dalam pengembangan vokasi dan tenaga kerja terampil.

“Pelatihan ini penting untuk memperdalam pertukaran pendidikan vokasi setelah terbentuknya aliansi kerja sama kedua negara,” ungkap Zheng.

General Manager Divisi Pendidikan Rootcloud Technology Co., Ltd., Chen Lifeng, menjelaskan materi pelatihan meliputi sistem kompetisi WorldSkills, platform Industri 4.0, dan otomatisasi industri modern. Peserta luring juga mendapat pengalaman praktik langsung di jalur produksi otomatis dan implementasi platform Industri 4.0.

Kepala PPPVI Kemenperin Wulan Aprilianti Permatasari optimistis kolaborasi ini akan berlanjut melalui program lanjutan yang lebih komprehensif. 

“Kami berharap program ini mendukung persiapan talenta industri Indonesia untuk ASEAN WorldSkills 2027 di Jakarta dan WorldSkills 2028,” ujarnya.

Wulan menegaskan, penguatan kerja sama internasional di bidang vokasi akan meningkatkan daya saing tenaga kerja industri Indonesia di tingkat global.

Saat ini Kemenperin juga membuka pendaftaran siswa dan mahasiswa baru di 11 politeknik, 2 akademi komunitas, dan 9 SMK vokasi industri melalui Jalur Penerimaan Vokasi Industri JARVIS Bersama 2026 di laman http://jarvis.kemenperin.go.id.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.