Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina Operasikan Dua Kapal Berkapasitas 80.000 Metrik Ton Gas untuk Salurkan Pasokan Elpiji

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 13:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertamina Operasikan Dua Kapal Berkapasitas 80.000 Metrik Ton Gas untuk Salurkan Pasokan Elpiji Doc: Pertamina Patra Niaga
Ket. Kapal Pertamina Gas.

JAKARTA - Pertamina Patra Niaga mengoperasikan dua kapal pengangkut LPG yakni Pertamina Gas 1 (PG1) dan Pertamina Gas 2 (PG2) untuk menyalurkan pasokan LPG agar tetap tersedia di berbagai wilayah Indonesia.

“PG1 dan PG2 memiliki peran strategis dalam memastikan pasokan LPG dapat terus menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth M.V. Dumatubun dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Jumat (15/5).

PG1 dan PG2 merupakan kapal kembar (sister ship) dengan spesifikasi identik yang dirancang untuk mengangkut Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam skala besar secara aman dan efisien.

Kedua kapal itu memiliki kapasitas muat sekitar 80.000 metrik ton LPG per kapal, dengan deadweight tonnage (DWT) sekitar 50.000 ton dan panjang kapal (length overall/LOA) sekitar 225 meter.

Dalam satu kali pelayaran, PG1 dan PG2 secara agregat mampu mengangkut sekitar 80.000 metrik ton LPG. Volume tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga pasokan energi bagi masyarakat, khususnya di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara yang memiliki tingkat konsumsi LPG tinggi.

“Di balik distribusi LPG yang digunakan setiap hari, terdapat operasional armada laut yang bekerja menjaga kontinuitas energi nasional,” ujar Roberth.

Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17 ribu pulau, distribusi energi Indonesia sangat bergantung pada transportasi laut. Dalam hal ini, PG1 dan PG2 berperan sebagai penghubung utama dalam rantai distribusi LPG, mulai dari terminal hingga berbagai titik distribusi di berbagai wilayah Indonesia.

Selain kapasitas angkut yang besar, kedua kapal ini juga beroperasi sepanjang tahun dengan standar keselamatan tinggi. Hal ini penting mengingat LPG merupakan muatan berisiko tinggi yang membutuhkan pengelolaan dan pengawasan ketat selama proses pengangkutan.

“Kami memastikan distribusi LPG berjalan aman, tepat waktu, dan menjangkau seluruh wilayah. Ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga ketahanan energi nasional,” katanya.

Melalui operasional PG1 dan PG2, Pertamina Patra Niaga terus memastikan distribusi LPG dapat berjalan aman, andal, dan berkelanjutan, sekaligus menjaga konektivitas energi bagi jutaan masyarakat Indonesia dari laut hingga ke berbagai wilayah tujuan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Jakarta Terus Berupaya Mengejar Status Kota Layak Anak

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terus Berupaya Meng...
Luar Negeri
Aksi Protes Siswa Rusuh, Ra...
Olahraga
Gol Kevin Diks Melecut Sema...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.