Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri KKP dan Gubernur Kepri Resmikan Pabrik Pengolahan Ikan di Bintan

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri KKP dan Gubernur Kepri Resmikan Pabrik Pengolahan Ikan di Bintan Doc: Antara
Ket. Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP)Sakti Wahyu Trenggono bersama Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad meninjau pabrik pengolahan ikan PT BIG di Kabupaten Bintan, Kamis (14/5).

Tanjungpinang - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono bersama Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad meresmikan pabrik pengolahan ikan di Kabupaten Bintan untuk penguatan hilirisasi perikanan di provinsi tersebut.

Menteri Trenggono menyampaikan KKP saat ini fokus menjalankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) guna memperkuat sektor hulu untuk mendorong hilirisasi perikanan nasional.

"Persoalan kita sekarang ini bukan hilir kalau di perikanan, tapi pembenahan hulunya belum beres. Maka itu, pemerintah lagi membenahi sektor hulu melalui pembangunan kampung nelayan," kata dia dalam keterangan setelah meresmikan pabrik perikanan PT Bintan Intan Gemilang (BIG) di Jalan Nusantara Kabupaten Bintan, Kamis (14/5).

Dalam kesempatan yang sama, ia juga meminta jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat aktif mendukung dan memaksimalkan program tersebut.

Menurutnya, Kepri memiliki peluang besar menjadi daerah unggulan sektor perikanan apabila mampu memanfaatkan program kampung nelayan secara optimal.

Dia menegaskan kebijakan pemerintah yang berpihak kepada nelayan lokal, di mana sesuai arahan Presiden Prabowo hasil tangkapan ikan lebih banyak dikuasai dan dimanfaatkan langsung nelayan daerah.

"Nanti kapal yang dari Jawa itu, pengusaha-pengusaha itu saya stop semua. Instruksi Presiden, yang hanya boleh mengambil langsung ini nelayan. Jadi kalau kita tidak bisa memanfaatkan peluang, maka peluang itu akan lewat," ujarnya.

Gubernur Ansar Ahmad mengapresiasi kehadiran pabrik pengolahan ikan PT BIG yang dinilai akan memberikan dampak positif bagi penguatan ekonomi maritim Kepri serta meningkatkan nilai tambah hasil perikanan daerah.

Keberadaan industri pengolahan perikanan yang terintegrasi dengan pelabuhan dan kawasan distribusi, katanya, menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Kepri sebagai salah satu daerah maritim dan sentra perikanan nasional.

"Pemerintah daerah tentu sangat menyambut baik investasi dan pengembangan industri pengolahan perikanan seperti ini, karena akan membuka peluang penyerapan hasil tangkapan nelayan, menciptakan lapangan kerja, sekaligus memperkuat rantai hilirisasi perikanan di Kepri," ujarnya.

Ia menyatakan komitmen Pemprov Kepri mendukung program Kampung Nelayan Merah Putih yang digagas pemerintah pusat agar potensi perikanan di wilayah itu dikelola lebih optimal dan memberi manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan.

Menurut dia, Kepri memiliki potensi kelautan dan perikanan yang besar sehingga perlu sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku industri.

"Kita optimistis sektor ini akan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah," ucap Ansar.

Adapun pabrik baru PT BIG di Bintan berdiri di atas lahan seluas 3,4 hektare dan saat ini baru memfungsikan sekitar sepertiga dari total kawasan yang tersedia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Pakar Kesehatan Imbau Warga...

Pembangunan Jakarta Harus Berdampak Riil bagi Rakyat  

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan Jakarta Harus B...

Jakarta Tetap Kuat di Tengah Gonjang-ganjing Global

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Tetap Kuat di Tenga...
Daerah
Wamenpar Serukan Pelaku Wis...
Megapolitan
Akses ke  JIS Makin Mudah, ...
Nasional
BNN: Narkotika Varian Cair ...
PLN Tegaskan Sistem Kelistrikan di Pulau Jawa Berangsur Normal

PLN Tegaskan Sistem Kelistrikan di Pulau Jawa Berangsur Normal

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Peluang Melemah Terbuka, 22 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.