Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Idul Adha! Geliat Bongsang Kembali Marak, Angkat Ekonomi Pengrajin dan UMKM Desa

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 14:12 WIB | Oleh:

Artinya, ada jaringan ekonomi kecil yang tersebar, bekerja dalam pola yang sama: rumah, bambu, dan tangan yang terus menganyam.

Potensi bambu melimpah

Kondisi tersebut tidak muncul tiba-tiba. Ia bertumpu pada satu hal yang sejak lama melimpah di Sumedang, yakni bambu.

Sumedang memiliki potensi bahan baku yang besar dari sektor bambu yang tumbuh di berbagai kecamatan. Data daerah menunjukkan ketersediaan bambu mencapai sekitar 1,5 juta batang per tahun.

Bambu-bambu ini tumbuh di lereng perbukitan, bantaran sungai, hingga pekarangan rumah. Ia tidak pernah benar-benar diperlakukan sebagai komoditas industri besar, melainkan bagian dari lanskap hidup masyarakat yang tumbuh, dipanen seperlunya, lalu tumbuh kembali.

Siklus ini membuat pasokan bambu relatif stabil sepanjang tahun tanpa perlu budidaya intensif.

Namun di tengah kelimpahan itu, pemanfaatan untuk industri kerajinan masih jauh di bawah kapasitas yang tersedia.

Data menunjukkan serapan bambu untuk kebutuhan produksi bongsang baru sekitar 2.565 batang per bulan. Jika dibandingkan dengan potensi tahunan, angka ini masih sangat kecil.

Artinya, sebagian besar bambu tetap berada di alam atau digunakan untuk kebutuhan non-industri, belum masuk ke rantai nilai ekonomi yang lebih luas.

Kesenjangan antara potensi dan pemanfaatan ini membuat industri bongsang di Sumedang bertahan dalam bentuknya yang khas: industri rumah tangga, bukan manufaktur besar.

Ia tidak tumbuh agresif, tetapi juga tidak hilang. Ia berjalan stabil, mengikuti ritme permintaan, terutama saat musim-musim tertentu seperti Idul Adha.

Momentum di hari raya Kurban

Dan memang, menjelang Idul Adha, ritme itu berubah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
Warga Norwegia Dilarang Min...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.