Investasi PMDN dan PMA di Lebak Tembus Rp580 Miliar, Serap 2.856 Tenaga Kerja
📅 Jumat, 15 Mei 2026, 14:15 WIB | Oleh: Tim PenulisLebak - Sebanyak 212 perusahaan dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) menanamkan modalnya di Kabupaten Lebak, Banten, sehingga mampu menyerap 2.856 tenaga kerja lokal.
Analis Kebijakan Madya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak Robertus Erwin di Lebak, Banten, Jumat (15/5), mengatakan perusahaan PMDN dan PMA yang menanamkan modalnya di daerah tersebut terhitung pada triwulan 1 2026 mencapai 212 perusahaan dengan 664 proyek, dan mampu menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 2.856 orang.
Perusahaan yang menanamkan modalnya di Kabupaten Lebak itu, menurut dia, bergerak di lima sektor terbesar yakni sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi, dengan nilai investasi mencapai Rp155 miliar.
Sedangkan untuk investasi di sektor gas, listrik dan air mencapai Rp126 miliar. Untuk sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran mencapai Rp98 miliar, sementara untuk sektor hotel dan restoran mencapai Rp55 miliar dan sektor industri logam dasar, barang logam bukan mesin dan peralatan mencapai Rp29 miliar.
Untuk investasi PMA terbesar, menurut Robertus, berasal dari negara Singapura sebesar Rp65 miliar, Tiongkok mencapai Rp30 miliar, Amerika Serikat mencapai Rp26 miliar, Korea Selatan sebesar Rp7 miliar, Malaysia mencapai Rp5 miliar dan Inggris sebesar Rp5 miliar.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami berharap kedepannya banyak perusahaan PMDN dan PMA menanamkan modalnya di daerah ini, sehingga mendorong peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan dapat mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem sesuai Instruksi Presiden Nomor 08 Tahun 2025," kata Robertus.
Ia mengatakan, pihaknya mengapresiasi nilai realisasi pada Triwulan 1 atau periode Januari-Maret 2026 mencapai Rp580 miliar atau 206 persen dari target yang ditentukan Rp 282 miliar
Total nilai investasi triwulan 1 mencapai Rp580 miliar berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), yang diterima Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dari perusahaan PMDN dan PMA.
Sebaiknya Anda baca juga:
Karena itu, ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Lebak berkomitmen untuk menjadi daerah tujuan investasi, sehingga perlu mengoptimalkan promosi ke berbagai daerah guna percepat peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dengan demikian, ia mengatakan pihaknya berharap Kabupaten Lebak dibanjiri investor PMDN maupun PMA.
Selama ini, menurut dia, potensi kekayaan sumber daya alam (SDA) di daerah ini melimpah dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan , peternakan hingga pertambangan.
"Kami sudah menyediakan lahan untuk kawasan industri seluas 10 ribu hektare tersebar di 13 kecamatan dan terkoneksi dengan Jalan Tol Rangkasbitung -Serang," katanya menjelaskan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!