Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bisa Apa U-17 Indonesia Menghadapi Jepang

📅 Selasa, 12 Mei 2026, 01:40 WIB | Oleh:
Bisa Apa U-17 Indonesia Menghadapi Jepang Doc: ANTARA/Rizal Hanafi
Ket. Pesepak bola Timnas Indonesia U-17 mengikuti latihan menjelang laga ASEAN U-17 Boys Championship atau Piala AFF U-17 2026 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya

JAKARTA - Harapan Tim Indonesia untuk menjaga langkah di Piala Asia U-17 2026 kini bergantung pada satu laga penentuan. Setelah tumbang dari Qatar, tim berjuluk Garuda Asia dipaksa menghadapi ujian terberat melawan Jepang dalam pertandingan terakhir Grup B di King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah, Selasa (12/5) pukul 23.00 WIB.

Situasi di klasemen membuat Indonesia tidak lagi memiliki ruang untuk melakukan kesalahan. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto saat ini berada di peringkat ketiga dengan tiga poin hasil sekali menang dan sekali kalah. Indonesia membuka turnamen dengan kemenangan tipis 1-0 atas Tiongkok, namun kemudian menyerah 0-2 dari Qatar.

Kekalahan itu membuat peluang lolos ke perempat final sekaligus tiket menuju Piala Dunia U-17 2026 menjadi semakin rumit. Indonesia wajib meraih kemenangan atas Jepang sambil berharap Tiongkok mampu menghentikan Qatar dalam laga lain. Jika Qatar kembali menang, langkah Garuda Asia praktis tertutup. Jika itu yang terjadi, mengulang Piala AFF dengan tim dan pelatih yang sama, gagal melewati fase grup.

Meski tekanan semakin besar, Kurniawan menegaskan tim asuhannya belum menyerah. Dia mengakui kekalahan dari Qatar meninggalkan pukulan mental bagi para pemain, terutama setelah penalti Mathew Baker gagal berbuah gol pada babak pertama. “Kami harus mengembalikan mental pemain agar tidak semakin terpuruk. Peluang untuk lolos masih ada dan kami akan berjuang sampai akhir,” ujar Kurniawan.

Pelatih berusia 49 tahun itu sadar tantangan berikutnya tidak ringan. Jepang datang sebagai salah satu kekuatan utama Asia dan sudah memastikan tiket ke fase gugur. Namun Kurniawan percaya kejutan masih mungkin terjadi apabila anak asuhnya mampu bermain disiplin dan berani keluar menyerang.

Indonesia sebenarnya memperlihatkan perkembangan saat menghadapi Qatar. Garuda Asia tampil lebih agresif dibanding laga pertama kontra Tiongkok. Penguasaan bola mencapai 60 persen dan sejumlah peluang berhasil diciptakan. Sayangnya, buruknya penyelesaian akhir kembali menjadi masalah utama.

Pengamat sepak bola nasional Rizal Pahlevi menilai performa Indonesia justru menunjukkan kemajuan meski berakhir dengan kekalahan. Menurutnya, permainan menyerang yang diperlihatkan saat menghadapi Qatar bisa menjadi modal menghadapi Jepang. “Indonesia mampu menciptakan peluang lebih banyak dibanding pertandingan pertama. Hanya, laga seperti ini sangat kejam karena peluang yang ada gagal dimaksimalkan,” ujar Rizal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.