Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bertemu Xi Jinping, Trump akan Bahas Penjualan Senjata AS ke Taiwan

📅 Selasa, 12 Mei 2026, 08:38 WIB | Oleh: Tim Penulis

Saat membahas masalah ekonomi, Trump juga harus menyatakan bahwa "dukungan Amerika untuk Taiwan tidak dapat dinegosiasikan," tulis mereka.

Sanksi Baru terhadap Iran 

Trump menunda perjalanan ke Beijing sekali karena perang yang ia lancarkan bersama Israel melawan Iran. 

Tiongkok adalah pelanggan internasional utama minyak Iran, yang mana Trump telah berusaha menghentikan pembeliannya oleh semua negara melalui sanksi unilateral AS.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dalam sebuah wawancara hari Minggu dengan program "60 Minutes" CBS News, mengatakan ia tidak senang dengan keputusan Beijing untuk berbagi teknologi rudal dengan Iran.

Departemen Keuangan Trump pada hari Senin mengeluarkan sanksi terhadap 12 individu dan entitas yang menurut mereka memfasilitasi penjualan dan pengiriman minyak Iran ke Tiongkok.

Sanksi tersebut dijatuhkan bahkan ketika Menteri Keuangan Scott Bessent bersiap mengatur kunjungan Trump selama pembicaraan dengan Wakil Perdana Menteri Tiongkok He Lifeng di Seoul pada hari Rabu .

Bessent dan He telah menjadi negosiator utama Amerika Serikat dan Tiongkok dalam semua isu perdagangan dan ekonomi.

Di Beijing pada hari Senin, juru bicara Kementerian Luar Negeri Guo Jiakun mengatakan bahwa diplomasi tingkat tinggi "tak tergantikan" antara kedua negara.

"Tiongkok bersedia bekerja sama dengan Amerika Serikat dalam semangat kesetaraan, rasa hormat, dan saling menguntungkan, untuk memperluas kerja sama, mengelola perbedaan, dan menanamkan lebih banyak stabilitas dan kepastian ke dalam dunia yang bergejolak dan saling terkait," katanya dalam sebuah pengarahan.

Ketika ditanya tentang tekanan AS terhadap Iran, Guo hanya mengatakan bahwa posisi Tiongkok terhadap Iran "konsisten" dan bahwa Beijing akan terus memainkan "peran positif" dalam mempromosikan gencatan senjata dan pembicaraan perdamaian.

Trump dan Xi terakhir kali bertemu langsung pada bulan Oktober di sela-sela KTT regional di Korea Selatan.

Mereka kemudian menyepakati gencatan senjata selama satu tahun dalam perang dagang sengit yang menyebabkan tarif pada banyak barang melebihi 100 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.