Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lombok Timur Terapkan Sistem Digital di Kawasan Wisata Sembalun dan Rinjani

📅 Senin, 11 Mei 2026, 16:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lombok Timur Terapkan Sistem Digital di Kawasan Wisata Sembalun dan Rinjani Doc: Antara
Ket. Bupati Lombok Timur Provinsi NTB Haerul Warisin.

Lombok Timur - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memulai menata sistem pengelolaan dengan memperkuat penerapan sistem digitalisasi setiap transaksi di sejumlah destinasi wisata guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

"Melihat kawasan wisata Sembalun dan aktivitas pendakian gunung Rinjani cukup banyak didatangi para wisatawan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, akan kembangkan kawasan tersebut, untuk mendatangkan pendapatan asli daerah (PAD)," kata Bupati Lombok Timur Haerul Warisin di Lombok Timur, Senin (11/5).

Pemerintah daerah menyiapkan pembayaran sistem digital baik itu aktivitas ekonomi, penginapan, restoran dan lainnya. Banyaknya wisatawan yang datang ke Sembalun dinilai memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi daerah serta masyarakat setempat.

"Selama ini sektor pendakian belum sepenuhnya memberikan kontribusi maksimal bagi daerah," katanya.

"Ketika orang menginap, makan, dan transaksi wisata lainnya, harus tercatat langsung secara digital, agar pajak nya masuk ke kas daerah,” ujarnya

Tidak itu saja, menurut Bupati pembagian manfaat dari aktivitas pendakian dan destinasi lain di kawasan Sembalun, sehingga pemerintah daerah sedang menyiapkan regulasi nya.

"Kemungkinan pembagian pendapatan antara pemda, desa dan kelompok sadar wisata, dari sejumlah destinasi regulasi nya sedang disusun," katanya.

Ia mengatakan untuk pembangunan di kawasan Sembalun harus mengacu pada tata ruang, tidak boleh membangun di lokasi yang rawan bencana termasuk lahan produktif.

Pengembangan kawasan wisata Sembalun berbasis pertanian atau agrowisata yang tetap mempertahankan keindahan alamnya.

“Wisata boleh berkembang, tetapi lahan pertanian tetap harus dijaga. Jangan sampai pembangunan justru merusak daya tarik utama Sembalun,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Penurunan jumlah penduduk m...
Luar Negeri
Korban Gempa Kolombia Terus...
Nasional
Kreativitas siswa semarakka...
Daerah
Pembersihan eceng gondok di...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.